Setelah makin banyak nonton review buku di youtube dan tahu Game Of Thrones sampe dibikin serial tv di HBO, tertarik dan penasaran dong jadinya buat tau dan baca bukunya.
Sempet nyari-nyari di Gramedia, tapi bahasa Indonesia sepertinya belum ada, belum ada penerbit yang nerjemahin. Mau ke Periplus belum sempet-sempet juga, jadi kepending berbulan-bulan beli buku ini. Dan akhirnyaaaaaa saat temen ngajak ke Kinokuniya, buku inihhh terlihat dan langsung memanggil saya. *ehem*
Buku yang saya beli versi mungil (adanya yang ukuran ini) tapi tebelnya aje gile, begitu dibuka makin gile, tulisannya padat pake spasi single. Oh Tuhaaaaaaaan... Nafas aja susah nih kalo lihat model buku yang hurufnya dempet super rapet begini. Tapi tentu saja, penasaran mengalahkan segalanya. Tetep dibaca dong.
Sebelumnya mau ngasih tau aja, buku ini punya karakter yang BANYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK sekali. Ada anggota council, anggota kingguards, household, belum ditambah siblings sama saudara-saudaranya yang lain. Serius, man. Banyak banget. Ada apendixnya sih di belakang buku yang sangat membantu karena otak gue belum bisa menghafal kaitan semua nama dan jabatan / peran yang pernah disebut dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Banyaknya nggak kira-kira, ini satu-satunya complain gue tentang buku ini (di luar fisik buku). Too much names! *ketok2 kepala*
Main characters di buku ini adalah Starks of Winterfell yang ada di bagian utara. Bahasa Indonesianya, keluarganya si Om Eddard Stark, biasa dipanggil Ned. Winterfell itu nama kingdom / kerajaan yang dipimpin Lord Eddard Stark, dingin terus sepanjang tahun. Beda sama wilayah selatan yang punya summer.
Ned dan Catelyn (istrinya) punya 5 anak. Robb (14 yo), Sansa (11 yo), Arya (9 yo), Bran (7 yo) dan Rickon (3 yo). Ned juga punya 1 putra dari wanita lain bernama Jon Snow (kalo diliat dari umur, dia dianggap anak kedua, beda 1 tahun doang sama Robb). Anak di luar pernikahan disebut bastard, dan nggak dapet nama terakhir dari ayahnya. Jadi jangan heran kalo namanya bukan Jon Stark, melainkan Jon Snow. Jangan heran juga kalo Catelyn nggak suka sama Jon Snow. :p
Gaya penulisan George R.R. Martin keren banget. Tiap bab berisi sudut pandang salah satu karakter. Jadi beda bab beda orang. Di buku ini, sudut pandang yang diambil ada Eddard (Ned), Catelyn, Sansa, Arya, Bran, Jon (si bastard), Tyrion (adik sang Ratu), Daenerys (the last Targaryens). Ini jenius banget. Seru liat sudut pandang anak-anak kecil - remaja, sudut pandang salah satu keluarga Lannister, sampai sudut pandang Daenerys yang ada di seberang sana.
Sinopsis singkat ya, ada 7 kingdoms (biasa disebut House. Jadi punya Ned dibilang House of Stark), dan semua kingdom itu dipimpin oleh 1 Raja, Robbert Baratheon.
Robbert dan Ned ini temenan, dulu merebut tahta Raja pun barengan. Namun setelah Robbert jadi Raja, Ned sendiri memimpin Winterfell, lalu masing-masing menikah dan punya anak, bisa dibilang udah sibuk sama urusan masing-masing.
Cerita mulai seru karena kedatangan Robbert ke Winterfell dikarenakan Robbert membutuhkan Ned sebagai Hand of the King-nya yang baru. Hand of the King bertugas seperti tangan kanan, orang kepercayaan, orang yang gantiin Raja kalo Raja lagi nggak ada, dan juga penasihat dan konselor sang Raja. Jon Arryn, Hand of the King sebelumnya yang sudah Ned anggap sebagai ayah sekaligus kakak meninggal. Kematian Jon Arryn di mata Ned dan Catelyn istrinya penuh dengan misteri, karena istri Jon Arryn yang adalah adik perempuan Catelyn, memberi mereka surat peringatan bahwa sang pembunuh suaminya adalah keluarga Lannister, keluarga sang Ratu.
Ned akhirnya setuju menjadi Hand of The King dan ikut Robbert ke selatan. Dia kayak ngerasa punya tanggung jawab juga buat menyelamatkan sahabat yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri dari orang-orang yang bisa dibilang jahat dan licik yang mengelilinginya di kerajaan itu. Terlebih lagi setelah adik istrinya memberi peringatan tentang keluarga Lannister, keluarga sang Ratu yang menjadi istri sahabatnya itu. Ned merasa harus membuka kebenaran di balik kematian Jon Arryn.
Ned pergi bersama Robbert sambil membawa dua anak gadisnya, Sansa dan Arya. Sansa sudah dijodohkan dengan Joffrey, putra sulung Robbert. Dan Arya diharapkan bisa belajar berbagai macam hal yang ada di selatan. Winterfell diserahkan pada Catelyn dan juga Robb, putra sulung mereka yang berumur 14 tahun.
Jadi jalan ceritanya mengalir dari karakter yang satu ke karakter yang lainnya. Lampu sorotnya gantian, dan tiap bab banyak info-info yang terselip. Dari sudut pandang Tyrion, pembaca bisa tau sedikit demi sedikit background keluarga Lannister. Dari sudut pandang Arya, pembaca bisa tau gimana semangatnya Arya kecil dalam menyerap ilmu dan belajar pedang dan pendapat Arya tentang saudara-saudarinya. Dari sudut pandang Catelyn, pembaca bisa belajar sejarah keluarga Stark dan juga keluarga Catelyn sendiri. Bagaimana hubungan antar kerajaan yang dipimpin oleh Robbert. Dan sebagainya. Mudah-mudahan kebayang ya gambaran bukunya.
Makin complicated saat masing-masing keluarga, Stark vs Lannister menyandera anggota keluarga yang lain. Stark punya 1 Lannister. Sementara Ned dan 2 anak gadisnya bisa dibilang dikelilingi antek-anteknya Lannister di kediaman Raja.
Plotnya seru, twistnya juga bikin gemes!
Buku ini nggak jauh-jauh dari penggabungan kekuatan, pengkhianatan, kesetiaan, atur strategi, tragedi, kemenangan - kekalahan, ancaman, manipulasi. Politik kerajaannya kentel. Ya iyaaa, judulnya aja Game of Thrones. :))
Karakter yang paling gue suka, Ned. Oh ini si Lord Eddard Stark mah tipe pemimpin, ayah, suami yang OMG perfect dan likable banget. (≧∇≦)づ♥ Novel fiksi kalo nggak ada tokoh beginian pasti kurang ya. :p
Daenerys juga menarik bangeeett, dari awal sampai akhir cerita dia yang paling keliatan perkembangannya. Suka suka suka!
Endingnya bikin gue OHMYGAWD OHMYGAWD, kok bisa jadi ada beginian???!
Pasti bakal beli lanjutannya, Clash of Kings. :D
My rating : 5/5
Recommended! ˆ⌣ˆ
Info Buku
Judul : Game of Thrones
Penulis : George R.R. Martin
Penerbit : Bantam Books
Jumlah Halaman Cerita : 807
Harga : Rp 84.600 (Kinokuniya), dan terakhir lihat di Periplus bandrolnya Rp 89.000
Happy hunting, happy reading! ♡
Nice review :)
ReplyDeleteEmang keren banget Opa GRRM.. Buku satu ini bener2 "rame"!! Hahaha..
Btw, gw lagi nyari book two ampe five nya nih (yg five udah masuk indo belum ya?)
Ada ga yah di Kinokuniya/Periplus? Blm sempet kesana soalnya.
Thx :)
Ada kok. udah komplit dari lama. :)
Deletedi Periplus terakhir beli dan liat sih IDR 89,000. harga segitu dapet buku super tebel kenyang lha ya :)
Bahasa inggris ya? Kalau udah diterjemahin pasti lebih "dapet" ya chemistrynya :| . Tapi ga apa, ane emang udah fans banget !
ReplyDeletejadi masih belom ada bhs indonesia-nya ya? :((
ReplyDelete