June 21, 2012
Product Review - Sleek Bad Girl i-Divine Palette
June 13, 2012
Book Review - Delirium
Topik yang diambil Delirium menarik. Mengambil setting di Portland, semua penduduk yang ada di situ menganggap love is a disease, love is dangerous. Crazy enough, eh?
Di Portland, setiap anak yang berumur 18 tahun bakal menerima procedure. Mereka dioperasi sedemikian rupa until they can not feel love anymore. Orang yang udah dioperasi menurut gue sih bisa dibilang sedikit aneh ya. They couldn't feel love, jadi kalo ngomong ya cenderung datar dan biasa-biasa aja, nggak ada simpati, empati, kasih dkk gitu pastinya. Nggak seekspresif orang normal, taat mampus sama aturan. Nggak ngerti having fun.
Tokoh utama di Delirium bernama Lena. Sejak orang tuanya meninggal, Lena dan Rachel (kakaknya) diasuh dan tinggal bersama tantenya. Lalu saat Rachel sudah menikah, Lena masih tinggal dengan tante, om, juga kedua sepupunya yang lain di rumah yang sama.
Cerita dibuka dengan 95 hari sebelum ulang tahun Lena yang ke-18, yang berarti 95 hari sebelum procedure. 95 hari dia berpikir dirinya akan aman, bebas dari rasa sakit. Bebas dari penyakit.
Sebelum lulus dari sekolah, semua anak yang duduk di senior year harus menjalani evaluation test. Ini semacam test akhir supaya setiap anak bisa dipasangkan sesuai dengan nilai dan hasil akhir evaluasi. Jodoh ditentuin, bok. Evaluator-evaluator yang nguji bakal kasih daftar yang berisi empat atau lima nama pasangan yang disetujui. Salah satu dari itu akan jadi suami/istri setelah lulus kuliah.
Lena mempunyai sahabat dekat yang bernama Hana. Berbeda dengan Lena yang pendiam, penurut, taat aturan, Hana orang yang ekspresif, suka mencoba hal baru. Dua pribadi yang bertolak belakang tapi jadi sahabat karib. Mereka berdua sering berlari bersama. Olahraga. Di saat Hana memimpin rute berlari mereka berdua, Hana mengajak Lena untuk masuk ke government loading area. Di situ lah Lena bertemu dengan Alex. Lagi. Untuk yang kedua kalinya.
Dari situ mulai berkembang hubungan Lena-Alex ini. Gimana pergumulan Lena karena dia merasa dirinya mulai 'sakit' karena merasakan sesuatu yang berbeda dengan adanya Alex di hidupnya. Lena yang tadinya nggak sabar mau menjalani procedure mulai menjadi ragu-ragu.
Di buku ini jelas banget dijabarin symptoms of Amor Deliria Nervosa (ini nama penyakitnya).
Ada 4 fase, dari awal, critical, sampe fatal. Fase-fasenya ya kayak orang yang mulai jatuh cinta aja. Susah fokus, tangan keringetan saking nervousnya, nafsu makan naik turun, nggak bisa tidur, mikirin si dia. Eaa~ Dan lanjut terusss sampai fase terakhir yang konon katanya bisa bikin orang mati.
Uniknya, di awal tiap bab ada epigraf yang berisi kutipan-kutipan dari buku (dari buku pelajaran sampai buku umum yang berkaitan dengan penyakit ini), puisi, lagu yang biasa dinyanyiin di permainan anak-anak, quotation. Keren ini. Penulisnya bisa banget bikin beginian. Cool!
Ambil contoh epigraf di bab 16
" Unhappiness is bondage; therefore, happiness is freedom.
The way to find happiness is through the cure.
Therefore, it is only through the cure that one finds freedom."
- From Will It Hurt? Common Questions and Answers About the Procedure, 9th edition, Association of American Scientist, Official USA Government Agency Pamphlet.
27 bab, dan ada 27 epigraf. Uwow.
Spoiler alert. Yang nggak mau baca spoiler, STOP. Jangan lanjut baca.
Gue pikir Delirium itu bikin puas setara atau mirip-mirip sama Divergent, tapi bagi gue pribadi Delirium sih masih adiknya Divergent.... Bagus tapi nggak bikin gue beruwoooh-uwoooh ria waktu baca. -_-
Kenapa? Menurut gue ceritanya medium-paced. Ya emang dirancang buat sekuel lanjutannya sih. Tapi gue udah gemes dan nggak sabar, "KAPAN NIH SI LENA BERONTAKNYA???? KAPAN NIH DIA SADAR ADA YANG NGGAK BERES SAMA ATURAN2 ITU? KAPAN DIA KELUAR DARI SITUUUH?!!!" Aaaaaa.
Tindakan yang Lena ambil ya ada juga. Dia juga gerak kok. Tapi kayak kebanyakan bego gitu tuh. Saking udah ke-brainwash dari kecil sama governmentnya ini....
Ya pokoknya bikin gemes. Buat gue sih ini kurang cepet jadi selama baca makin lama makin nggak sabar. Tiap ganti bab tuh gue ngarep si Lena udah kabur dari tempat dia trus pergi bareng Alex, nyari mamanya, dsb. Tapi oh tapi, mungkin itu disimpan buat buku kedua. >.<
My Rating : 4/5
Info Buku
Judul : Delirium
Penulis : Lauren Oliver
Penerbit : HarperCollins Publishers
Jumlah Halaman Cerita : 441
Harga : Hardcover Rp 179.000 (Periplus). Mending beli softcovernya aja Rp 89.000 T____T
Happy reading!
June 04, 2012
Book Review - The Fault In Our Stars
Kedua, butuh buku dengan genre lain selain romance, sci-fi atau dystopian world.
Ketiga, setelah googling, John Green ini ternyata beken banget. *urgh me, where have you been? -_-*
Ini buku ke-lima alias buku terbaru John Green.
Katanya buku pertama yang judulnya "Looking for Alaska" keren abis. Hmm, layak diburu sepertinya. (ง'̀-'́)ง
The Fault In Our Stars menceritakan tentang kehidupan Hazel, remaja berusia 16 tahun yang mengidap kanker. Pembaca seperti diajak untuk memahami kehidupan Hazel. Setiap hari bergantung dengan obat dan alat bantu pernafasan (Hazel kena kanker paru-paru), nggak boleh terlalu capek, nggak mungkin olahrga. Ya kira-kira seperti itu.
Hazel 'sedikit' dipaksa oleh orang tuanya untuk masuk ke dalam Support Group. Intinya Support Group berisi orang-orang yang sedang mengidap kanker atau sudah membuang (sembuh dari) kanker.
Di Support Group ini Hazel ketemu Augustus, yang bisa dibilang 'new face' di sana. Augustus datang karena diajak Isaac. Dan mulai saat itu Hazel dan Augustus mulai saling kenal. Makin lama hubungan mereka makin berkembang.
I quote one paragraph from the insight cover of this book ya.
"Inisightful, Bold, Irreverent, and Raw, The Fault in Our Stars is awar-winning-author John Green's most ambitious and heartbreaking work yet, brilliantly exploring the funny, thrilling, and tragic business of being alive and in love."
John Green kayak ngajak pembacanya supaya ikut berpikir, memperhatikan, membantu dan menerima keadaan orang lain seperti karakter-karakter yang diciptainnya di buku ini.
Ngomong soal karakter, unik-unik ini. Suka! Hazel yang tergila-gila dengan buku 'An Imperial Affliction' karangan Peter Van Houten sampai bener-bener ngebet ketemu penulis itu untuk nanya lanjutan ceritanya. Augustus yang likable bangeeeeeet, you know when you read this book. :p Peter Van Houten yang nyentrik dan sedikit sedeng. Semakin dibaca semakin keliatan kenapa mereka begitu. :)
Btw, baca beberapa review dan nggak sedikit yang nangis, tapi gue nggak nangis kayak waktu baca Dumbledore mati -_-
tapi mata udah lumayan berkaca-kaca menjelang akhir cerita buku ini. Touching story.
Gaya penulisannya bagus, ada selipan puisi. I said selipan ya. Kalau isinya puisi semua juga gue taro nih buku (I'm not a fan of poem, obviously).
Baca buku ini butuh kamus dan googling saudara-saudara. Banyak vocab yang OPO IKIIII di buku ini. Hahahahaha. Ya nambah vocabulary juga, itung-itung belajar :)
Siap-siap kamus atau handphone pokoknya kalau udah bagian dialog Peter Van Houten. I've warned you. :))
My rating : 4,5/5
Info Buku
Judul : The Fault in Our Stars
Penulis : John Green
Penerbit : Dutton Books (1st edition, 2012)
Jumlah Halaman Cerita : 313
Harga : Rp 179.000 (beli di Periplus)
Happy reading! ˆ⌣ˆ
June 02, 2012
Book Review - The Girl With The Dragon Tattoo
Awalnya penasaran karena lihat sinopsis film The Girl With The Dragon Tattoo di IMDB dan dapet rating yang oke. Tapi ditunggu-tunggu di Indonesia kok nggak nongol juga filmnya? Ternyata saudara-saudara, karena ada beberapa adult scenes, emang nggak mungkin juga ditayangin di sini, ntar bisa-bisa didemo kaya Lady Gaga *sigh* tapi DVD nya ada kok :D
Sinopsis singkat
Mikael Blomkvist yang berprofesi sebagai jurnalis dan juga salah satu pemimpin majalah Millenium terjerat kasus karena terbukti mencemarkan nama baik ahli keuangan, Hans-Erik Wennerstorm. Setelah memutuskan untuk mundur dari Millenium, Mikael mendapat tawaran pekerjaan dari Henrik Vanger, CEO Vanger Corporation yang menjadi salah satu tokoh kunci industri di Swedia. Henrik meminta Mikael untuk menulis autobiografi tentangnya sebagai "pekerjaan pendahuluan" lalu masuk ke dalam tujuan utamanya yang adalah meneliti satu per satu anggota keluarga Vanger untuk menemukan siapa pembunuh Harriet Vanger, cucu kakak Henrik, yang sudah dianggap sebagai anak Henrik sendiri. Siapa yang berusaha membuat Henrik tersiksa selama 40 tahun ini meratapi Harriet.
Lisbeth Salander yang berprofesi sebagai OHMYGOD SO GENIUS Hacker mendapat pekerjaan dari Henrik Vanger untuk menyelidiki kehidupan Mikael. Ini terjadi sebelum Mikael ditawarkan pekerjaan oleh Henrik.
Banyaknya data, foto, artikel koran dari puluhan tahun yang lalu membuat Mikael sadar, dia membutuhkan asisten agar pekerjaannya tidak berjalan terlalu lama. Dan nama Lisbeth Salander pun tercetus dari mulut pengacara Henrik Vanger. Mikael bersikeras membaca laporan tentang dirinya yang dibuat oleh Lisbeth, Mikael kesal sekaligus kagum dengan kemampuan investigasi gadis ini.
Singkat cerita, akhirnya Mikael dan Lisbeth bekerja sama untuk mengungkap kasus Harriet Vanger.
Sekarang ke karakter, semuanyaaa okeee.
Mikael tipe pria yang gampang disukai, simpel, nggak suka bertele-tele dan memegang teguh prinsip yang menurutnya benar. Hubungannya dengan "lady friend" nya pun bisa dibilang super unik. Ini di kehidupan nyata, apalagi masyarakat timur kayaknya nggak mungkin ada. Hahaha.
Lisbeth. Cewek unik cenderung aneh. Kerempeng, punya banyak tato. Jago ngehack. Tapi di buku ini dia yang paling banyak keliatan perkembangan karakternya. Dia tipe yang nggak banyak omong tapi nunjukkin lewat aksi. Entah lewat laporan investigasi yang dia buat atau emmm babuk-babuk style. :))
Vanger Family. Di keluarga ini banyaaaak manusia yang aneh, kelainan, jahat, walaupun ada juga sih yang baik. Nggak ada mereka nggak rame. Hehe. Dari antagonis sampai yang dikira protagonis tapi ujung-ujungnya bangke ada semua di keluarga ini.
Plotnya sendiri bagus. Pengungkapan misterinya makin jelas dan makin jelas tiap bab. Selalu ada clue yang bikin gue bacanya nggak cengo dan jadi bisa ngikutin ke mana proses penyelidikan ini akan berlanjut. Mantap!
Gaya penulisannya juga oke buangeet. Nggak bertele-tele. Deskripsi yang lengkap dan pas.
Bagus, bagus, bagusssss :)
FYI, masih ada 2 seri lagi dari Millenium Trilogy :
- The Girl Who Played With Fire
- The Girl Who Kicked The Hornet's Nest
Baca sinopsis buku keduanya ya ampuuuuun... Makin seru itu. Penasaran Mikael sama Lisbeth bakal jadi gimana hubungannya di buku itu. Misterinya juga kayaknya nggak kalah seru!
My rating : 5/5
Info Buku
Judul : The Girl With The Dragon Tattoo
Penulis : Steig Larsson
English Translation : Reg Keeland
Penerjemah Indonesia : Nurul Agustina
Penerbit : Penerbit Qanita, Mizan Pustaka
Jumlah Halaman : 784
Harga : Rp 75.000
Happy reading! :)
May 24, 2012
Book Review - DIVERGENT
Yang suka Hunger Games trilogi, gue jamin bakal suka Divergent juga.
Langsung aja :D
Tokoh utama di buku ini bernama Beatrice. Dia tinggal di Chicago (nggak usah bayangin Chicago yang asli karena ini beda) yang memiliki 5 faction/golongan/kumpulan orang. Jadi di kota itu, masyarakat hidupnya terkotak-kotak sesuai dengan factionnya masing-masing. Tapi untuk tempat seperti sekolah sih nyampur.
Semua anak yang berumur 16 tahun harus ikut aptitude test, dan dari test ini akan ketauan anak itu cocok di faction mana. Besoknya, langsung ada upacara yang mengharuskan anak-anak tersebut untuk memilih satu faction. Apakah faction tempat dia memiliki keluarga kandung dan dibesarkan selama ini? Atau pindah ke faction lain? Sekali pindah faction, no turning back. Harus hidup di faction yang udah dipilih seumur hidup. Kalo ternyata nggak kuat atau nggak betah di faction yang baru ya nggak bisa pulang juga ke faction asal, orang yang pindah faction dianggap berkhianat, dan ujung-ujungnya bakal jadi factionless. Live with no family, no faction, no house, no food, kayak gembel pokoknya. So it's a big decision.
Ini gambaran singkat 5 faction yang ada di buku ini ya :
1. Abnegation - The Selfless
Nggak ada yang egois, semua mendahulukan kepentingan orang lain. Sering jadi sukarelawan. Rela keluar dari lift buat ngasih tempat untuk orang lain dan jadi naik tangga. Yup. Sampe segitunya.
2. Amity - The Peaceful
Nggak suka cari gara-gara, menghindari konflik. Trust, self-sufficiency, forgiveness, kindness, involvement jadi semacam pedoman di faction ini.
3. Candor - The Honest
Ketidakjujuran membawa kecurigaan, dan kecurigaan membawa konflik.
Jujur membuat semuanya transparan sehingga membawa kedamaian. Dengan jujur, semua orang terbiasa mendengar kenyataan tentang diri mereka sendiri sehingga mereka nggak lemah saat mendengar kejujuran itu. Kejujuran membuat orang menjadi kuat. Kadang, jujur setiap detik (baca : ngeluarin apa yang ada di pikiran) bikin ribut juga. :))
4. Erudite - The Intelligent
Kurangnya pengetahuan membuat orang tidak mengerti. Kalo nggak ngerti bikin salah paham, dan salah paham menimbulkan konflik. Dan ilmu pengetahuan adalah solusi untuk konflik.
Di faction ini, semua orang rajin belajar. Buku, komputer jadi teman karib semua orang. Pinterrrr semua!
5. Dauntless - The Brave
Nggak suka orang yang pengecut. Orang-orang di faction ini bisa dibilang paling gila, terkadang bisa dibilang brutal. Tapi mereka berani. Berani menghadapi hampir semua hal, termasuk ketakutannya masing-masing.
Manifesto yang gue suka dari faction ini 'I believe in ordinary acts of bravery, in the courage that drives one person to stand up for another.'
Nah, hasil aptitude Beatrice ini lain daripada yang lain. Hasil aptitudenya setara di 3 faction, Abnegation, Dauntless dan Erudite. Orang yang memiliki hasil seperti Beatrice disebut Divergent. Dan sangat bahaya kalo orang lain tau tentang dia yang 'menyandang' gelar Divergent ini. Bahayanya gimana? Beatrice pilih faction yang mana? Cari tau sendiri. :))
Setelah milih mau di faction mana, ada proses inisiasi untuk menyeleksi siapa saja dari calon anggota yang layak masuk dan resmi menjadi anggota faction. Ini berlaku untuk semuanya, entah dia transferan dari faction lain atau dia yang memang asli lahir dan besar di faction itu, pokoknya semua calon anggota harus ikut proses inisiasi. Bocoran dikit, tes-tesnya gilaaaaa. Pokoke wuedan. :))
Karakter-karakter di buku ini bagus!
Gue suka sama Beatrice (tentunya), keliatan makin lama makin berkembang. Dia mikir, memutuskan, dan action. Love her.
Ada karakter lain yang juga gue sukaaaa, Tobias alias Four. Hemmmhh, ini mah tipe-tipe cowok yang dari luar kulkas abis tapi aslinya care. *meleleh*
Tokoh-tokoh antagonisnya juga sip. Ada yang keliatan dari awal udah rada-rada sedeng, ada yang baru keliatan 'aslinya' di akhir cerita.
Plotnya seru! Nggak ada bab yang ngebosenin. Tiap bab bikin gue makin terikat sama buku ini, nggak mau pisah selama belum selesai. Serius iniii, Veronica Roth, I'm your fan! (≧∇≦)づ♥
Di akhir bukunya ada bonus materials, salah satunya ada Faction Quiz, dan hasilnya gue bimbang di antara Candor dan Dauntless. Hahahahaha.
Yang pastiii, Abnegation bukan gue banget. Terlalu baiiiik sih orang-orang di faction ini. Kebangetan. Baik sama bloon kadang beda tipis. Waspadalah kata Bang Napi.
Erudite juga nggak juga. Semua pake logika? Nggak sih. Gue kadang pake feeling juga, apalagi cewek, katanya kan serba pake perasaan. Bukan berarti logika mati, tapi nggak melulu semua harus based on logic. Toh, belajar terus-terusan juga bukan gue banget. Mwihihihi.
Amity sih fine, suka kedamaian iya. Appreciate music iya. Cari kebahagiaan iya. Tapi hasil kuisnya nggak ada satu pun yang milih Amity. :))
Gila dan jenius juga sih ngangkat ide yang membagi satu kota dengan 5 faction ini. Ya emang sih namanya fiksi. Tapi kalo dibayangin, nggak mungkin bisa. Pasti tiap faction ada tendensi mau ngelakuin apa yang faction lain lakuin. Kalo plek cuma boleh hidup dengan faction manifesto masing-masing aja bakalan gerahhh nggak sih. "Gue juga mau gitu!" "Gue mau ngomong jujur di depan muka dia!" "Gue mau baca buku yang itu!"
Beuh. Kebayang.
Yang pasti, gue ngarep sengarep-ngarepnya buku ini diangkat jadi film. Bacanya aja seru, apalagi liat visualisasinya!
Waktu beli, buku keduanya udah ada di Periplus, Insurgent. Harus berburu lagi.
Highly recommended!! Go buy one! :D
My rating : 5/5
Info Buku
Judul : Divergent
Penulis : Veronica Roth
Penerbit : HarperCollins
Jumlah halaman cerita : 487 ( tambah 72 halaman lagi kalau liat bonus material)
Harga : Rp 99.000 (PeriPlus)
Happy reading! ♥
May 21, 2012
Book Review - GAME OF THRONES
Setelah makin banyak nonton review buku di youtube dan tahu Game Of Thrones sampe dibikin serial tv di HBO, tertarik dan penasaran dong jadinya buat tau dan baca bukunya.
Sempet nyari-nyari di Gramedia, tapi bahasa Indonesia sepertinya belum ada, belum ada penerbit yang nerjemahin. Mau ke Periplus belum sempet-sempet juga, jadi kepending berbulan-bulan beli buku ini. Dan akhirnyaaaaaa saat temen ngajak ke Kinokuniya, buku inihhh terlihat dan langsung memanggil saya. *ehem*
Buku yang saya beli versi mungil (adanya yang ukuran ini) tapi tebelnya aje gile, begitu dibuka makin gile, tulisannya padat pake spasi single. Oh Tuhaaaaaaaan... Nafas aja susah nih kalo lihat model buku yang hurufnya dempet super rapet begini. Tapi tentu saja, penasaran mengalahkan segalanya. Tetep dibaca dong.
Sebelumnya mau ngasih tau aja, buku ini punya karakter yang BANYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK sekali. Ada anggota council, anggota kingguards, household, belum ditambah siblings sama saudara-saudaranya yang lain. Serius, man. Banyak banget. Ada apendixnya sih di belakang buku yang sangat membantu karena otak gue belum bisa menghafal kaitan semua nama dan jabatan / peran yang pernah disebut dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Banyaknya nggak kira-kira, ini satu-satunya complain gue tentang buku ini (di luar fisik buku). Too much names! *ketok2 kepala*
Main characters di buku ini adalah Starks of Winterfell yang ada di bagian utara. Bahasa Indonesianya, keluarganya si Om Eddard Stark, biasa dipanggil Ned. Winterfell itu nama kingdom / kerajaan yang dipimpin Lord Eddard Stark, dingin terus sepanjang tahun. Beda sama wilayah selatan yang punya summer.
Ned dan Catelyn (istrinya) punya 5 anak. Robb (14 yo), Sansa (11 yo), Arya (9 yo), Bran (7 yo) dan Rickon (3 yo). Ned juga punya 1 putra dari wanita lain bernama Jon Snow (kalo diliat dari umur, dia dianggap anak kedua, beda 1 tahun doang sama Robb). Anak di luar pernikahan disebut bastard, dan nggak dapet nama terakhir dari ayahnya. Jadi jangan heran kalo namanya bukan Jon Stark, melainkan Jon Snow. Jangan heran juga kalo Catelyn nggak suka sama Jon Snow. :p
Gaya penulisan George R.R. Martin keren banget. Tiap bab berisi sudut pandang salah satu karakter. Jadi beda bab beda orang. Di buku ini, sudut pandang yang diambil ada Eddard (Ned), Catelyn, Sansa, Arya, Bran, Jon (si bastard), Tyrion (adik sang Ratu), Daenerys (the last Targaryens). Ini jenius banget. Seru liat sudut pandang anak-anak kecil - remaja, sudut pandang salah satu keluarga Lannister, sampai sudut pandang Daenerys yang ada di seberang sana.
Sinopsis singkat ya, ada 7 kingdoms (biasa disebut House. Jadi punya Ned dibilang House of Stark), dan semua kingdom itu dipimpin oleh 1 Raja, Robbert Baratheon.
Robbert dan Ned ini temenan, dulu merebut tahta Raja pun barengan. Namun setelah Robbert jadi Raja, Ned sendiri memimpin Winterfell, lalu masing-masing menikah dan punya anak, bisa dibilang udah sibuk sama urusan masing-masing.
Cerita mulai seru karena kedatangan Robbert ke Winterfell dikarenakan Robbert membutuhkan Ned sebagai Hand of the King-nya yang baru. Hand of the King bertugas seperti tangan kanan, orang kepercayaan, orang yang gantiin Raja kalo Raja lagi nggak ada, dan juga penasihat dan konselor sang Raja. Jon Arryn, Hand of the King sebelumnya yang sudah Ned anggap sebagai ayah sekaligus kakak meninggal. Kematian Jon Arryn di mata Ned dan Catelyn istrinya penuh dengan misteri, karena istri Jon Arryn yang adalah adik perempuan Catelyn, memberi mereka surat peringatan bahwa sang pembunuh suaminya adalah keluarga Lannister, keluarga sang Ratu.
Ned akhirnya setuju menjadi Hand of The King dan ikut Robbert ke selatan. Dia kayak ngerasa punya tanggung jawab juga buat menyelamatkan sahabat yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri dari orang-orang yang bisa dibilang jahat dan licik yang mengelilinginya di kerajaan itu. Terlebih lagi setelah adik istrinya memberi peringatan tentang keluarga Lannister, keluarga sang Ratu yang menjadi istri sahabatnya itu. Ned merasa harus membuka kebenaran di balik kematian Jon Arryn.
Ned pergi bersama Robbert sambil membawa dua anak gadisnya, Sansa dan Arya. Sansa sudah dijodohkan dengan Joffrey, putra sulung Robbert. Dan Arya diharapkan bisa belajar berbagai macam hal yang ada di selatan. Winterfell diserahkan pada Catelyn dan juga Robb, putra sulung mereka yang berumur 14 tahun.
Jadi jalan ceritanya mengalir dari karakter yang satu ke karakter yang lainnya. Lampu sorotnya gantian, dan tiap bab banyak info-info yang terselip. Dari sudut pandang Tyrion, pembaca bisa tau sedikit demi sedikit background keluarga Lannister. Dari sudut pandang Arya, pembaca bisa tau gimana semangatnya Arya kecil dalam menyerap ilmu dan belajar pedang dan pendapat Arya tentang saudara-saudarinya. Dari sudut pandang Catelyn, pembaca bisa belajar sejarah keluarga Stark dan juga keluarga Catelyn sendiri. Bagaimana hubungan antar kerajaan yang dipimpin oleh Robbert. Dan sebagainya. Mudah-mudahan kebayang ya gambaran bukunya.
Makin complicated saat masing-masing keluarga, Stark vs Lannister menyandera anggota keluarga yang lain. Stark punya 1 Lannister. Sementara Ned dan 2 anak gadisnya bisa dibilang dikelilingi antek-anteknya Lannister di kediaman Raja.
Plotnya seru, twistnya juga bikin gemes!
Buku ini nggak jauh-jauh dari penggabungan kekuatan, pengkhianatan, kesetiaan, atur strategi, tragedi, kemenangan - kekalahan, ancaman, manipulasi. Politik kerajaannya kentel. Ya iyaaa, judulnya aja Game of Thrones. :))
Karakter yang paling gue suka, Ned. Oh ini si Lord Eddard Stark mah tipe pemimpin, ayah, suami yang OMG perfect dan likable banget. (≧∇≦)づ♥ Novel fiksi kalo nggak ada tokoh beginian pasti kurang ya. :p
Daenerys juga menarik bangeeett, dari awal sampai akhir cerita dia yang paling keliatan perkembangannya. Suka suka suka!
Endingnya bikin gue OHMYGAWD OHMYGAWD, kok bisa jadi ada beginian???!
Pasti bakal beli lanjutannya, Clash of Kings. :D
My rating : 5/5
Recommended! ˆ⌣ˆ
Info Buku
Judul : Game of Thrones
Penulis : George R.R. Martin
Penerbit : Bantam Books
Jumlah Halaman Cerita : 807
Harga : Rp 84.600 (Kinokuniya), dan terakhir lihat di Periplus bandrolnya Rp 89.000
Happy hunting, happy reading! ♡
April 21, 2012
Book - I Hate Rich Men
Penulis : Virginia Novita
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama (cetakan kedua : Feb 2012)
Jumlah Halaman : 288
Harga : Rp 45,000.
Setelah memecut diri untuk ngepost, buku ini jadi pilihannya.
Metropop pertama yang ada di blog ini. Beli bulan lalu, baru post hari ini. *ehem.
Btw, mulai tertarik lagi nih sama Metropop, setelah novel-novel Clara Ng & Alberthiene Endah dan Ilana Tan, ini novel yang paling berkesan (so far).
Pertama penasaran beli karena baca tweetnya @Gramedia. Beginilah kalau follow penerbit, banyak dapet info dan juga bisa tahu komentar-komentar yang udah baca dan ujung-ujungnya saya tergodaaa juga. Banyak yang bilang lucu. Tingkat penasaran saya langsung naik lima level. :p
Udah beberapa kali nyoba beli online di gramediashop.com tapi stoknya selalu kosong, tapi di Gramedia toko buku yang di mall-mall banyak kok stoknya. Kan ceritanya saya mau dapet diskon lebih gede gitu dibandingkan pake Flazz BCA yang cuma 10%. Tapi nggak kesampean. :p
Oke, kebanyakan intro. Sorry.
Nah, kalau boleh jujur, saya kurang tertarik karena judulnya. Kesannya kok sinetron banget.
Tapi ceritanya, ternyata oh ternyata, seruuuu! Dan emang bener, lucu! Unik banget.
Tokoh utamanya Miranda, dia entrepreneur yang punya butik dan restoran di Jakarta. Hidup sebagai orang tua tunggal dengan satu anak membuat Miranda ingin membantu wanita-wanita yang nasibnya sama seperti mereka. Cara membantunya adalah dengan memberi pelatihan dan pekerjakan mereka di butik dan restorannya.
Ketidaksukaannya pada orang kaya karena pengalaman pribadinya. Pengalaman apa? Baca sendiri, ntar spoiler lagi. :p
Apalagi lingkungan orang kaya kan cenderung menjudge orang lain dari ukuran 'seberapa banyak harta lo?' 'Punya mobil berapa?' 'Udah pernah pergi ke mana aja?' 'Punya baju brand ini nggak?'
Kira-kira gitu, you get the picture, right?
Pokoknya, Miranda sebisa mungkin nggak mau berurusan sama orang kaya.
Sering kan, semakin kita menghindari sesuatu, justru malah ketemu. Mungkin memang pada suatu waktu tertentu, apa pun itu yang kita hindari harus dihadapi.
Bedanya, Miranda menghadapi orang kaya dengan cara yang lain daripada yang lain.
Diculik. :))
Adrian, pria yang mengaku tunangannya direbut oleh adik Miranda nekat menculik Miranda untuk membantunya. Membantu memisahkan adik Miranda dengan tunangannya.
Penasaran dengan kebenaran cerita Adrian, Miranda akhirnya menyetujui untuk menjadi mata-mata bersama Adrian untuk mengawasi dua orang yang penting bagi mereka berdua itu. Tidak perlu waktu lama untuk mereka untuk mencairkan semua atmosfer yang tidak enak di tengah mereka.
Oh, Brianna awalnya jengkel setengah mati pada Adrian, orang yang diculik lalu dibawa ke pulau lain gimana nggak jengkel? :p
Kesan pertama Adrian bertemu Miranda bisa dibilang kurang baik. Lengkap sudah... :))
Belum lagi kejadian Miranda yang dikira tunangan Adrian saat mereka tidak sengaja bertemu rekan bisnis Adrian. Sandiwara baru dimulai. Kejutan baru pun dimulai yang membuat mereka harus bersama-sama melaluinya saat itu.
Siapa sangka, Miranda harus berhati-hati, karena dengan Adrian hidupnya serasa dijungkir-balikkan.
Ide cerita novel ini unik, saya sih baru pertama kali baca cerita yang seperti ini. Single mom, entrepreneur, punya hubungan yang menarik dengan orang-orang di sekitar dan juga anaknya. Karakter-karakter lain yang ada di dalam novel ini juga bagus. Porsinya pas. :)
Kejutan yang ada di bab-bab awal bener-bener nggak disangka dan yang pasti bikin saya cengar-cengir. Ada selipan komedi yang saya suka juga.
Intinya, saya sukaaa!
Happy reading! :D
March 24, 2012
Flavor of Love
Penulis : aL Dhimas
Penerbit : GagasMedia (cetakan 1, 2012)
Jumlah halaman : 262
Harga : Rp 40.000
Jujur, tertarik membeli novel ini karena aL Dhimas adalah penulisnya, aL Dhimas juga penulis 'Magnificent', salah satu novel dari sekian banyak The Glam Girls Novel. Gaya penulisannya yang asik dan mengikuti tren anak muda (atau dewasa muda? Daripada dibilang tua, kan...hehe...) sampai saat ini tidak pernah mengecewakan.
Inti ceritanya klise. Dua orang sahabat yang akhirnya jatuh cinta. Tapi, seperti yang pernah saya dengar dari seorang penulis senior, klise itu sah. Tema yang klise tidak pernah basi. Tergantung bagaimana penulis mengolahnya, dan aL Dhimas sudah membuktikan dan menyajikan hasil olahan yang sedap dibaca! :D
Flavor of Love bercerita tentang Pru dan Aro, yang sudah bersahabat sejak kecil, karena kedua orang tua mereka juga dekat dan bertetangga. Saat Pru tinggal sendiri di rumahnya yang jaraknya dekat dengan rumah Aro, ayah Pru menitipkan anaknya pada Aro, tolong dijaga. Pelayanan antar jemput dari Aro setiap hari dan Pru membalas dengan membuatkan cupcakes chocolate biasa dilakukan mereka.
Novel ini semakin menarik bagi saya karena diceritakan bahwa Prue memiliki blog. aL Dhimas sebagai penulisnya lihai banget nih, bisa menggambarkan blog post berikut comment-comment dari berbagai macam karakter manusia yang masuk dengan wajar dan bagus.
Dari perbincangan Pru dengan redaktur pelaksana di tempatnya bekerja sampai obrolannya dengan Aro, Pru mendapat ide untuk mengungkap misteri di balik alasan-alasan pria menahan diri untuk membentuk sebuah keluarga.
Seru membaca usaha Pru untuk mencari info, wawancara sumber sampai observasi dadakan ataupun yang sudah direncanakan untuk dituangkan dalam kata-kata. Para blogger pasti manggut-manggut "gue juga pernah begitu." :))
Flavor of love menceritakan tentang cinta yang akhirnya menemukan waktu yang tepat, cinta yang tumbuh seiring dengan usia persahabatan dua insan manusia. Konon katanya, pertumbuhan itu pasti mengalami sakit. Mereka pun mengalami tantangannya masing-masing, dari diri mereka sendiri dan juga orang lain.
"It's all in the timing. You gotta add chocolate before you put cupcake into the oven." (hlm 261)
Happy reading! :D
Before Us
Pengarang : Robin Wijaya
Penerbit : GagasMedia (cetakan 1, 2012)
Jumlah halaman : 298
Harga : Rp 43.000
Before Us menceritakan tentang Agil, yang di awal cerita dikisahkan bertunangan dengan Ranti. Walaupun sudah bertunangan dengan Ranti, di lubuk hatinya yang terdalam, ia masih menyimpan cinta untuk orang lain, dan ketika orang itu muncul kembali di kehidupannya setelah sekian tahun, rasa cinta itu kembali menguasainya walau sudah ia coba tahan semampu yang ia bisa. Dilema. Di satu sisi Agil tahu harus setia dengan Ranti, tunangannya yang akan ia nikahi. Di sisi lain, cinta tak berbohong, ia masih cinta dengan sahabatnya itu.
Selingkuh di belakang Ranti akhirnya dilakukan Agil. Bertunangan dengan Ranti, dan di sela-sela kesibukannya ia pun harus membagi waktu dengan sahabat sekaligus orang yang ia cintai. Agil berada dalam posisi yang tidak mau untuk memilih salah satu, ia ingin bersama Ranti tunangannya, dan juga bersama kekasihnya. Namun, pada akhirnya memang hanya satu yang harus dipilih. Agil pun tak bisa berbuat banyak saat kekasihnya memilih untuk meninggalkan Agil dengan orang lain. Decision has been made.
Sudah empat tahun Agil menjalani pernikahan, empat tahun juga Agil belajar agar tetap melangkah di jalur yang benar, dan tidak keluar dari jalur itu. Dari pernikahannya dengan Ranti, mereka dikaruniai seorang anak, Melani. Di saat semuanya nyaman bagi Agil, sekali lagi, orang itu, yang telah menghilang selama empat tahun, kembali muncul dan mengatakan ingin bersama dengan Agil kembali.
Before Us mengungkapkan kisah cinta yang mungkin saja tidak banyak orang yang mengetahui bahwa ada kisah cinta seperti ini. Manusia dihadapkan pada perasaan banyak orang, penghakiman, pilihan dan keputusan. Buku ini unik karena mengangkat kisah cinta yang berbeda, lebih kompleks dan lebih banyak tantangan.
Melihat 'Tentang Pengarang' di cover belakang buku, dan melihat ini adalah novel romance dewasa pertama yang ia tulis membuat saya terkagum-kagum. Alur cerita yang bagus, tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat membuat saya nikmat membaca buku ini. Tata bahasa yang digunakan pun rapi dan enak dibaca. Recommended bagi pecinta novel romance yang mau cari suasana baru. :)
"Rasa tak harus selalu diterjemahkan. Biar ia membimbing kita menuju tempat yang semestinya, tanpa perlu kita tanya." (hlm 80)
February 20, 2012
MOCKINGJAY
Mockingjay selesai dalam satu hari. Udah kaya antisosial banget, hari Minggu sore, nggak kemana-mana, baca buku terus sampai selesai.
Selesai baca, sedih. Triloginya udahan T___T
The Hunger Games trilogy jadi seri buku fiksi terbagus yang pernah saya baca. T___T
Cerita dimulai dengan Katniss yang berada di perlindungan Distrik 13. Peeta menjadi tawanan Capitol, dan Distrik 12 hancur.
Capitol sendiri berusaha untuk menemukan dan menghancurkan Katniss sang Mockingjay.
Mockingjay dianggap sebagai simbol pemberontakan, pemimpin dari pemberontakan, jiwa dari pemberontakan. Jika Katniss masih hidup, Distrik-distrik lain akan terus berusaha memberontak dari cengkeraman Capitol. Dan Presidon Snow yang tidak menginginkan itu terjadi, melakukan apa pun yang bisa menghancurkan Katniss, salah satu diantaranya yang paling jitu adalah, menggunakan Peeta.
Pokoknya banyaaaaaaaak banget yang bikin tegang, serunya juara. Dari penyelamatan Peeta & pemenang Hunger Games yang ditawan Capitol.
Peeta yang ingatannya dikacaukan Capitol dan berbalik ingin membunuh Katniss. Katniss yang bingung diantara dua pilihan, Gale atau Peeta. Pembajakan siaran tv Capitol oleh tim Katniss.
Sampai Katniss dan beberapa timnya menyelundup masuk ke dalam Capitol. Masuk ke dalam Capitol bukan perkara mudah, selalu ada jebakan, dan selalu ada yang menjadi korban.
Dan pada akhirnya, Katniss harus memikirkan dengan sungguh-sungguh, siapa musuh dia yang sebenarnya...
SUPER AWESOME!!!
Suzanne Collins emang jenius, bisa bikin cerita yang alurnya pas, nggak terlalu lambat, nggak terlalu cepet. Penasaran terpenuhi. Ekspektasi serunya cerita terpenuhi. Romancenya juga terpenuhi. I couldn't close this book until I reach the last page of it. *thumbs up*
Ini beberapa penghargaan yang ada di front cover Mockingjay :
>> #1 New York Times Bestseller
>> #1 Publishers Weekly Bestseller
>> #1 2010 Booklist Editors' Choice
>> #1 2010 Kirkus Best Book of the Year
>> Publishers Weekly Best Book of 2010
>> #1 USA Today Bestseller
See??? *standing ovation*
Salut salut salut.
Kagum kagum kagum.
This book totally deserves those 'awards'!!
Hunger Games trilogy FTW! \(´▽`)/
Dan sekarang saya belum nemu buku thriller sci-fi fiction mana lagi yang bagusnya kira-kira selevel dengan trilogi ini. (˘̩̩̩.˘̩ƪ)
INFO BUKU
Judul : Mockingjay
Pengarang : Suzanne Collins
Alih bahasa : Hetih Rusli
Penerbit : Gramedia
Cetakan : Pertama, Januari 2012
Jumlah Halaman : 432
Harga : Rp 68,000 (if you use Flazz / CC BCA disc 10% >> Rp 61,200)
February 08, 2012
The Scorch Trials
Ceritanya dimulai langsung dari ending Maze Runner. Kan ada tuh buku yang bersambung tapi tiap buku seperti udah keloncat beberapa minggu atau bulan, kalau ini setting waktu di ending dari buku kesatu, selang beberapa jam atau semalam jadi opening di buku kedua.
Setelah keluar dari Maze dan mendapat pertolongan, ternyata itu justru awal dari fase percobaan yang baru, fase kedua, Percobaan Pembakaran. Utusan dari WICKED (organisasi yang merancang ini semua) mengatakan, Thomas dan para Glader harus berjalan ke utara sejauh 100 mil. Waktu yang diberikan 2 minggu. Mereka yang tersisa, yang masih hidup divonis sudah mengidap Flare, penyakit yang membahayakan. Mereka yang terjangkit Flare akan kehilangan akal sehatnya, kehilangan sisi manusianya, makin lama akan menjadi gila, dan mulai membunuh satu dengan yang lain. Untuk mendapat obatnya, mereka harus menjalani fase kedua ini.
Hal mengejutkan lainnya adalah, ternyata sebelumnya ada dua Maze. Maze pertama dihuni oleh anak-anak laki-laki (grup A), dan maze lainnya dihuni oleh anak-anak perempuan (grup B). Apa yang mereka hadapi pun cenderung sama. Dan kali ini, grup B diperintahkan WICKED untuk mencari dan membunuh Thomas.
Perjalanan ke utara tidak mudah, mereka harus melewati gerombolan Crank (sebutan bagi manusia yang sudah terjangkit Flare). Crank yang haus darah ini semakin mempersulit mereka, belum lagi udara yang sangat panas. Mereka hanya bisa melakukan perjalanan dengan maksimal saat matahari terbenam.
Saya pribadi membaca ini sedikit bosan ya. Memori-memori Thomas mulai muncul sedikit-sedikit. Dan cara munculnya itu selalu lewat mimpi saat dia tidur. Thomas pingsan, mimpi. Thomas tidur, mimpi. Dan FYI, Thomas pingsan berkali-kali di buku ini. -_-
WICKED sendiri masih misterius banget. Tujuan dari percobaan-percobaan ini masih menimbulkan tanda tanya besar. Menurut saya kelamaan ini diungkapinnya. Kurang menegangkan juga, kebanyakan nunjukkin Thomas yang bingung menyambung memori-memori masa kecilnya supaya jadi petunjuk, atau, nunjukkin Thomas yang lagi dillema soal cewek. Kurang seru sih.
Yah sebagai perbandingan, kalau sama trilogi Hunger Games, yang ini masih dibawahnya.
Tapi yah, kalau buku ketiganya terbit, pasti beli juga sih, nanggung dan mau tau si WICKED ini tujuan sebenernya apa.
INFO BUKU
Judul : The Scorch Trials
Pengarang : James Dashner
Penerjemah : Meidyna Arrisandi
Penerbit : Mizan Fantasi (Cetakan 1, Januari 2012)
Jumlah Halaman Cerita : 511
Harga : Rp 69.000
February 06, 2012
Catching Fire
Setelah memenangkan Hunger Games, Katniss tidak lantas hidup bahagia dan tenang begitu saja.
Presiden Snow ternyata tersinggung, karena dengan tindakan Katniss yang dilakukannya di Hunger Games memicu pemberontakan dari beberapa distrik.
Ancaman dan peringatan diberikan pada Katniss. Dia harus berpura-pura untuk jatuh cinta pada Peeta selama Tur Kemenangan.
Tur Kemenangan mengharuskan Katniss dan Peeta harus mengunjungi setiap distrik, dan semua orang harus dibuat yakin dan percaya bahwa dia memang sungguh-sungguh mencintai Peeta. Ini semua dilakukan supaya orang-orang memaklumi apa yang dilakukan Katniss sewaktu mengikuti Hunger Games. Melakukan apa? Baca bukunya. Hehehe...
Di buku ini beban Katniss makin banyak, karena nasib keluarganya dan juga distriknya berada di tangan Katniss. Kalau sampai Presiden Snow melihat kesalahannya, nyawa orang banyak bisa jadi taruhannya.
Yang seru dari buku ini adalah adanya Quarter Quell ketiga. Quarter Quell ini diadakan setiap 25 tahun sekali. Sebagai pengingat untuk para pemberontak.
Quarter Quell pertama, tiap distrik harus mengadakan pemilihan dan memberi suara pada nama-nama peserta yang mewakili distrik masing-masing.
Quarter Quell kedua, masing-masing distrik diminta untuk mengirim peserta dua kali lebih banyak.
Dan Quarter Quell ketiga, sebagai pengingat bagi pemberontak, bahkan yang terkuat pun takkan bisa mengalahkan kekuatan Capitol, para peserta laki-laki dan perempuan dipilih dari nama-nama PEMENANG yang masih hidup.
JENG JENG!
Katniss masuk arena lagi. Dan kali ini lawannya adalah pemenang-pemenang dari distrik lain.
Kebayang doooong seru dan mencekamnya di arena...
Bottom line, Presiden Snow ini beneran minta dikepret. =))
INFO BUKU
Judul : Catching Fire - Tersulut
Pengarang : Suzanne Collins
Alih Bahasa : Hetih Rusli
Cetakan : Juli, 2010
Jumlah Halaman Cerita : 420
Harga Normal : Rp 58.000.
Harga disc 15% (di gramediashop.com) : Rp 49.300.
January 31, 2012
JOKER
Bercerita tentang Brama dan Alia.
Mereka melamar menjadi penyiar di White Wheel, stasiun radio ternama di Bandung.
Motivasi Brama adalah mengikuti Mauri, pujaan hatinya sejak SMA.
Motivasi Alia, hmm, well..bisa disimpulkan, cari mangsa.
Pekerjaan, konflik batin, pemikiran yang aneh dan terkadang liar. Itu hanya sebagian yang mendorong saya untuk cepat menghabiskan Joker sampai halaman terakhir.
Sebagian kehidupan penyiar radio dibuka oleh Vabyo lewat buku ini. Seru juga ternyata mengintip kegiatan di balik siaran radio itu sendiri.
Yang pasti, baca Joker, pembaca diajak untuk berpikir, point plus! =)
Mengutip 3 kalimat dari back covernya yang saya suka :
"Gak semua yang tampak seperti yang terlihat
Gak semua yang bunyi seperti yang terdengar
Joker. Ada lelucon di setiap duka"
INFO BUKU
Judul : Joker
Pengarang : Valiant Budi (@Vabyo)
Penerbit : GagasMedia
Jumlah Halaman : 236
Harga Normal : Rp 42.000
January 30, 2012
Unforgettable
Novel yang genrenya berbeda dari novel-novel sebelumnya, novel dewasa, bahasanya pun bisa membuat saya terbuai. Padahal saya bukan termasuk pembaca yang suka kata-kata "ngawang", lebih simpel lebih baik. Tapi ini kata-kata yang dipilih, asli, bagus banget. =)
Rasanya ajaib membaca kisah yang mempertemukan wanita dan pria yang pada awalnya asing satu dengan yang lain, tapi bisa saling membagikan semua cerita hidup mereka.
Selalu bertemu di tempat yang sama, Muse, wine lounge yang menjadi tempat pelarian pada awalnya, dan menjadi tempat dimana masing-masing mereka dapat menemukan sesuatu pada akhirnya. Suatu rasa yang sudah lama tidak pernah dirasa, atau mungkin rasa yang menunggu untuk dibangunkan. Suatu pilihan, yang mengubah hidup mereka.
"Kita memilih, agar kita dapat menoleh ke belakang, tersenyum, dan terus berjalan maju." - Unforgettable.
INFO BUKU
Judul : Unforgettable
Pengarang ; Winna Efendi
Penerbit : GagasMedia
Jumlah Halaman Cerita: 171
Harga normal : Rp 43.000
Unforgettable Moment with Winna Efendi
Berlokasi di The U Coffee Bistro and Library yang terletak di Tanjung Duren, saya dan teman saya Cindy Go, sampai dua puluh menit sebelum acara dimulai. Saya kira masih sepi. "Kecepetan kayaknya kita, Go.", "Ya udah tunggu aja nggak apa."
Sampai lokasi, WOW! Ternyata, yang udah sampai duluan banyaaaak. Sama-sama semangat mau ketemu langsung ci Winna rupanya.
Unforgettable Moment ini dibuka khusus untuk 35 orang saja, and I feel special to be one of them. =)
Semua yang datang, jadi first reader novel terbaru, anak kelima dari ci Winna yang berjudul Unforgettable.
Acaranya sendiri dijadwalkan pukul 13:00 - 14:30. Begitu datang, ci Winna langsung menyapa dan menyalami kami satu per satu. Ramah banget. =) Setelah itu didata juga siapa saja yang hadir dan yang tidak bisa hadir.
Oh iya, begitu sampai, langsung disajikan minuman oleh The U Coffee, pelayanannya oke banget.
Tempatnya? First time kesitu, dan langsung suka. Ini cocok banget buat yang suka nongkrong santai, baca buku sambil dengerin musik.
![]() |
| The U Coffee, cozy place for my taste =) |
Nggak lama, kita dibolehin ambil goodie bag dari GagasMedia yang berisi novel Unforgettable, notes dari GagasMedia, dan jugaa voucher dan pembatas buku dari The U Coffee, yeay!
![]() |
| Goodie Bag |
Dapet lunch juga disana, enak loh...Nggak disuruh promosi kok saya, beneran enak. =D
![]() |
| yummy |
Setelah makan, book signing! Semua yang dateng udah siap dengan novel-novel ci Winna yang lain. Ada yang bawa semua koleksi, ada yang bawa sebagian karena beberapa ada yang entah nyempil dimana, ada juga yang lupa bawa dan jadi mau nggak mau terima tanda tangan di novel terbaru aja. Pokoknya, nggak peduli berapa jumlah novel yang dibawa, semua semangat antri.
![]() |
| Book Signing |
![]() |
| Signed Book =D |
Lalu dimulailah inti acaranya, ci Winna cerita behind the scene penulisan Unforgettable ini, yang awalnya adalah proyek bersama dengan kedua temannya, sempat kepending, tapi akhirnya berhasil diselesaikan. Riset yang dibutuhkan juga cukup memakan waktu, karena di novel ini bercerita tentang seorang wanita dan pria yang sering bertemu di wine lounge. Otomatis ci Winna butuh waktu untuk riset tentang wine, beli buku-bukunya sampai dateng ke wine lounge aslinya. Sesi tanya jawab pun langsung menyusul. Dari pertanyaan sampai lama penulisan satu novel, novel ini pengalaman pribadi atau bukan, tertarik buat novel untuk anak-anak nggak, sampai novel mana yang paling bikin berkesan. Nggak ketinggalan, setelah itu, ada juga doorprize untuk dua orang pemenang. Selesai acara, bagi yang mau beli buku GagasMedia lainnya dan juga mau foto bareng ci Winna, ini dia kesempatannya.
![]() |
| sssstt, everyone's listeni |
![]() |
| ci Winna, sibuk sibuk sibuk =D |
Yang bisa saya bilang, she inspires me, and this is one of those experiences that totally unforgettable. =)
January 29, 2012
The Hunger Games
Serunya juara!
Mengutip sedikit dari sinopsis di back cover,
"Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikelilingi dua belas distrik."
Karena dulu ada pemberontakan terhadap Capitol, maka setiap tahunnya, dipilih satu anak perempuan dan satu anak laki-laki dari masing-masing distrik. 24 anak itu akan bertarung di acara tv yang bernama The Hunger Games, dan disiarkan di seluruh Panem dan distrik-distrik mereka. Cara untuk menang adalah, menjadi orang yang bisa hidup sampai akhir. Membunuh atau dibunuh.
Kinda brutal, right? Making those children fight and kill each other. But believe me, this is the story that you want to read till the last page. =')
Tokoh utama di buku ini, Katniss, yang berasal dari wilayah termiskin di Distrik 12. Ketika pemungutan berlangsung dan nama adik satu-satunya terpilih sebagai peserta The Hunger Games, dia langsung mengajukan diri untuk menggantikan posisi itu. Dan dimulailah, berbagai macam pelatihan sebelum dia dan peserta lainnya masuk ke arena The Hunger Games. Arena permainannya sendiri super ajaib, jadi juri pertandingan ini bisa ngatur cuaca sampai bikin lebah yang udah "dimodifikasi" untuk menambah "serunya" tontonan permainan ini untuk Capitol.
Banyak yang ajaib pokoknya di buku ini. Hehehe.
Ini sih pengarangnya asli jenius abis, lho!
Ide ceritanya unik, pemilihan tokoh yang berkisar anak-anak sampai remaja bunuh-bunuhan buat bertahan hidup juga seru abis, ada selipan romancenya, ada selipan humornya dan konfliknya itu, bagus banget!
The Hunger Games juga bakal diangkat jadi film, info yang beredar bakal release di Indonesia tanggal 23 Maret 2012. Semogaaaaa gak ada perubahan tanggal. *fingers cross. =D
Baca bukunya seru mampus, apalagi liat visualisasinya di film... Aaaaa, totally can't wait!
INFO BUKU
Judul : The Hunger Games
Pengarang : Suzanne Collins
Penerbit : Gramedia (versi terjemahan)
Jumlah Halaman : 406
Harga : Rp 58.000 harga normal, beli di gramediashop.com disc 15% jadi Rp 49.300, dan kalau beli di TB Gramedia langsung pake flazz/CC BCA setahu saya disc 10%.
Happy hunting & happy reading! =D
January 26, 2012
Customer Loyalty Playbook
Saya juga baca buku lain selain fiksi.
Mwahahahahaha. *ketawa bangga
-_-
Yang bikin tertarik beli buku ini, covernya! Orange, unyu, ada anjingnya, dan menggoda banget... "beli sayaaaa...beli sayaaaa..."
Salah satu pengarangnya, Sumardy, juga bikin penasaran. Masih inget nggak yang promosi buku pake kirim peti-peti mati? Nah diaaaa orangnya... =))
*btw, buku yang itu juga belum dibeli -_-
Sebelum makin ngawur, dan post ini semakin nggak jelas, saya akan kembali ke jalan yang baik dan benar.
Semua halaman di buku ini FULL COLOUR!
*hitam putih juga warna toh...
Eh tapi seriusan, warna-warni, banyak gambar, size and type font yang beda-beda, bikin seru bacanya.
Cuma ya jadi cepet abisnya. Pulang kantor, baca ini, selesai. Beda kaya buku fiksi yang isinya ketikkan semua... =)
Singkat aja. Buku ini cocok buat buat para pengusaha, dan juga pebisnis, entah yang GEDE SUPER GEDE sampai yang baru merintis usaha sendiri dari awal.
Banyak ilmu-ilmu yang bisa diterapin, banyak contoh-contoh nyata dari perusahaan-perusahaan lain yang menginspirasi. =D
Oh iya, yang penasaran, bisa intip timeline @yourhachiko dulu! =)
Happy hunting & happy reading!
January 18, 2012
Frostbite, Shadow Kiss, Blood Promise, Spirit Bound & Last Sacrifice (kEROYOKAN!)
4 buku terakhir babuk-babuk di bulan Januari =D
Mungkin keliatan dari saya yang langsung post 5 buku sekaligus, *huahahaha, tujuannya biar cepet dan bisa post buku-buku lainnya... Ehem. #semogaalasanditerima
Ini pasti bakal jadi post yang super panjang. Yang sabar bacanya.
Yang sabar ngetiknya... #selfpukpuk
Over all, serial vampire yang ini, SERU BANGET.
Nyebelin juga kenapa cuma 6 buku terus tamat T_T
Harusnya kaya House of Night gitu, sekalian banyak pake banget. Etapi, kalau kebanyakan nggak baik juga, saya berasa digantungin kalau cerita bersambung di tengah jalan. Mending bukunya jebret komplit semua seri ada, kalau pake kepending muter-muter di berbagai toko buku lagi kan diriku tersiksaaaa =P
Buat yang belum baca post Vampire Academy yang pertama, saya kasih lagi gambaran singkat di post ini.
Vampire Academy series totalnya 6 buku : Mead, Frostbite, Shadow Kiss, Blood Promise, Spirit Bound, dan yang terakhir Last Sacrifice.
Buku terakhir di Amerika sono sih terbit tahun 2010, dan kalau di Indonesia, versi terjemahannya baru sampai di buku keempat, Blood Promise.
Saya sendiri beli bukunya belang-belang, buku pertama import, buku kedua, ketiga dan keempat terjemahan bahasa Indonesia, buku kelima dan keenam import lagi. Kenapa begitu? Di PeriPlus MKG adanya begitu. Belum cek PeriPlus lain sih. Yah, belang-belang pun tak apa, yang penting semuanya udah dibacaaa *joget
Sekadar info untuk istilah-istilah di serial ini, vampir yang berperikevampiran *halah, disebut Moroi. Moroi ada yang bangsawan ada yang vampire jelata. Strigoi itu Moroi yang murtad, memilih membunuh demi mendapat keabadian, jadi kaya vampire tapi versi monster yang syper jahat, dibilang mati tapi masih hidup, dibilang hidup tapi sebenernya udah mati. Jiah, ya pokoke Strigoi vampir monster jahat. Damphir, ini hasil perkawinan antara Moroi dengan Damphir, anaknya jadi bawa gen Damphir 100%. Makanya Dhampir jadi pengabdi untuk Moroi, karena tanpa Moroi, nggak ada garis keturunan Dhampir, dan tanpa Dhampir, Moroi-moroi itu nggak ada yang jagain.
Damphir sendiri punya fisik yang kuat, lincah, dan penuh waspada. Oh iya, yang paling jelas perbedaannya, Dhampir itu tahan sinar matahari, kalau Moroi gak kuat lama-lama, kalau Strigoi malah gak bisa kena sinar matahari sama sekali, Moroi kurus-kurus, tinggi-tinggi. Dhampir bodynya berisi. Strigoi putih pucat dan matanya ada lingkaran merah.
Oke. Langsung ke secuil gambaran untuk masing-masing buku ya...
FROSTBITE
Di buku ini, Rose berada di tahun terakhirnya, setengah tahun lagi dia bisa jadi guardian resmi lulusan St.Vladimir.
Cerita dimulai dengan Rose yang akan menjalani ujian. Ujian ini bisa dibilang kasus khusu karena Arthur Schoenberg yang terkenal sebagai legenda sang pembantai Strigoi bersedia untuk menguji Rose. Dimitri dan Rose berangkat menuju rumah kediaman Moroi yang dijaga oleh Arthur, disanalah mereka akan bertemu. Tapi, sesampai di rumah itu, seisi rumah itu tewas mengenaskan. Yup, Strigoi udah mampir kesini.
Pihak akademi langsung mengetatkan pengawalan mereka. Guardian-guardian ternama dipanggil ke akademi untuk menceritakan pengalaman mereka menghadapi Strigoi secara langsung di dunia nyata. Dan seluruh murid St. Vladimir, Moroi dan Dhampir akan "diungsikan" ke pondok ski super besar di Idaho, semua murid dan orang tua bisa berkumpul disana selama liburan, dan mereka akan menyediakan BANYAK guardian untuk menjamin keselamatan semua pihak.
Namun liburan ski mereka tidak berlangsung seperti yang dikira, Rose tidak sengaja membocorkan dugaan lokasi Strigoi pada temannya, Mason. Hal itu membuat Mason mengajak dua orang temannya yang lain untuk berburu Strigoi. Kali ini... Rose dan teman-temannya berhadapan dengan bahaya yang sesungguhnya.
SHADOW KISS
Murid tahun terakhir di St. Vladimir kali ini memasuki masa praktik lapangan. Satu calon Guardian ditugaskan mengawal satu Moroi. Guardian mengawal, emm "menemani" Moroi mereka setiap saat. Mereka harus siaga setiap saat, karena para guardian senior sudah merancang skenario untuk berperan sebagai Strigoi dan menyerang mereka kapan saja dan dimana saja. Masalahnya, Rose tidak bisa tampil seperti biasanya, karena terkadang dia pikir dirinya melihat hantu, yang jelas tidak dipercayai oleh siapa pun karena tak ada yang melihat dan percaya akan adanya hantu, Rose pun akhirnya mendapat sesi khusus untuk mengikuti konseling bersama seorang Moroi bernama Deirdre, yang selalu menjawab pertanyaan Rose dengan pertanyaan lain.
Ada juga seorang Moroi dari kalangan Royal yang bernama Adrian. Adrian tanpa segan menunjukkan rasa tertariknya atas Rose dan Lisa. Adrian memang tertarik dalam arti yang sebenarnya pada Rose. Dan Adrian tertarik untuk belajar melatih roh bersama-sama dengan Lisa. ini pun menimbulkan masalah tersendiri yang melibatkan berbagai macam pihak.
Hubungan Rose dan Dimitri pun semakin dekat, dan dengan adanya serangan Strigoi besar-besaran di St.Vladimir, pada akhirnya Rose harus memilih, antara mengawal Lisa atau Dimitri.
BLOOD PROMISE
Makin seru lagi. Rose pergi ke Siberia, mencari kampung halaman Dimitri. Disana Rose sekalian berburu Strigoi untuk mencari informasi. Disana pula, Rose bertemu Sydney, sang Alkemis. Sekilas tentang Alkemis, jadi mereka ini yang bersihin sisa-sisa pertarungan Dhampir/Moroi melawan Strigoi, mayat-mayat Strigoi kalo digeletakkin sembarangan kan akan mencurigakan, nah Alkemis ini yang bersihin. Kenapa sampai begitu? Karena mereka nggak mau manusia lain tau akan keberadaan spesies aneh di bumi ini. Apalagi Strigoi. Karena biasanya manusia akan kepingin atau rela diubah jadi Strigoi karena bisa hidup abadi. Alkemis nggak suka itu. Makanya jejak-jejak mencurigakan harus segera dimusnahkan. Alkemis juga punya segudang informasi penting yang berkaitan dengan dunia Moroi-Dhampir-Strigoi. Intinya, jangan cari ribut juga sama Alkemis.
Di St. Vladimir sendiri, ada pergantian kepala sekolah, mungkin ada campur tangan Ratu di balik semua ini. *iya, vampire juga ada Ratu dan lengkap dengan istananya. Uhuk.
Lisa mendapat teman baru, yang bernama Avery.
Adrian masih sering mengunjungi Rose lewat mimpi-mimpinya. He's a dream walker btw.
Dan Rose sendiri walaupun rindu ingin pulang, masih ada misi yang harus dia tuntaskan. Menemukan Dimitri, dan membunuhnya, membunuh Dimitri yang sekarang sudah menjadi Strigoi.
Perjalanan Rose di Siberia, akhirnya membawa Rose menemui keluarga Dimitri. Rose bahkan menginap cukup lama disana, bertemu juga dengan spirit user dan shadow kiss yang lain, yang kemampuannya bisa dibilang diatas Lisa dan dia. Di Siberia!
Banyak banget kejadian di Siberia, dari yang sedih, seru, mengenaskan, sampai bikin geregetan bacanya. Intinya, Rose pasti ketemu Dimitri versi Strigoi. Pertanyaannya, sanggup nggak ngebunuh Dimitri? =D
SPIRIT BOUND
Rose is having her final trial in the beginning of this book. Semacam ada arena, dan banyak penonton yang melihat aksinya. =D
Sedikit, eh salah, bukan sedikit tapi emang didesain beda dari yang lain karena Rose adalah calon guardian spesial yang udah bunuh Strigoi lebiiiih banyak dari calon guardian yang lain.
Hubungan Rose dan Adrian juga makin lama semakin serius. Rose still loved Dimitri though, tapi feelingnya ke Adrian juga semakin bertumbuh. Ehem. Banyak main perasaan juga ini jadinya di buku ini. Rose - Dimitri. Rose - Adrian. Christian sama Lisa juga nggak ketinggalan.
Gilanya, Rose mau bebasin Victor dari penjara, yang bisa dibilang paman buat Lisa, tapi sayangnya pernah berbuat jahat ke Lisa.
Dengan bantuan beberapa teman, akhirnya mereka bisa bebasin Victor. Victor memegang peranan penting, karena Rose butuh informasi dari Robert, adik tiri Victor. Informasi penting, bagaimana caranya membangkitkan Strigoi menjadi Dhampir atau Moroi kembali? (Kembali atau bisa dibilang sembuh ke wujud mereka sebelum dirubah jadi Strigoi). Robert adalah satu-satunya Moroi yang berhasil menyembuhkan Strigoi.
Setelah menginterogasi Robert, ternyata rahasianya ada pada pasak yang digunakan untuk membunuh Strigoi, pada dasarnya caranya sama, pasak ditusuk ke jantung Strigoi. Tapi yang membedakan, kalau pasak yang dipakai untuk membunuh berisi 4 elemen, air, api, tanah, udara. Pasak untuk menyembuhkan berisi 5 elemen, dengan tambahan elemen roh. Yang bisa menusuk pun hanya pengguna roh saja, Rose selaku Dhampir, atau Moroi lain yang bukan pengguna roh nggak bisa.
Nusuk Dimitri tuh gak gampang. Dhampir aja udh dewa. Apalagi jadi Strigoi makin kuat dia.
Kebayang dong?
Eng ing eng, jadinya gimana? Ya ketebak lah ya... Ada pertarungan sengit... Dan juga ada dilema di dalamnya... ( ‾⌣‾ )
Ditambah pula di Istana, sang Ratu mengambil keputusan yang menggemparkan. Pokoknya ini tiap buku ada ajaaaaa serunya. =) enough deh, udah kebanyakan spoiler.
LAST SACRIFICE
Buku terakhir berisi perjuangan Rose untuk bebasin nama baiknya. Walaupun harus kabur dari tahanan dan jadi buronan. Rose juga cari another Dragomir, oops, papanya Lisa ternyata punya anak diluar nikah juga. Tapi ini bisa bantu Lisa supaya dia bisa dihitung di council vote. Cinta segitiga Adrian - Rose - Dimitri juga makin seru. =P
Sydney juga berperan penting disini, karena Sydney disuruh Abe (ayah Rose), untuk ngebantuin Rose dan jagain dia. Entah punya utang budi apa itu Sydney, sampai nurut banget sama Abe. Btw, Abe sama Rose lucu banget loh. =)) hubungan ayah-anak yang unik... Hehehehe.
Di buku ini juga, yang jahat pada akhirnya ketauan, setelah selidik sana-selidik sini, tanya sana-tanya sini, ketemu juga! Alhamdulilah, sesuatu.
Seru!
Dari serial ini, huahh, konfliknya dapet bangettt. Seru. Geregetan. Bikin penasaran. Plot ceritanya rapi. Alur ceritanya bagus banget, gak kelambatan, gak kecepetan, jadi gak ada ceritanya baca sampe bego nyari "ini sebenernya apaan sih?", gak ada ya, dijamin kejawab. Ada sih beberapa hal yang, "kok akhirnya gak diceritain dia gimana? Si A gimana, si B gimana?" Ehem. Katanya ada buku "lanjutannya", tokoh utamanya jadi si Sydney, tapi ya pasti tokoh-tokoh di VA kebawa juga. Judulnya lupa, inget covernya doang. Ntar kalau udah beli dan baca baru update post lagi. =P
Btw, Ini sih Twilight bener-bener dapet saingan. Coba ini dibikin serial tvnya, kaya The Vampire Diaries gitu. Arghh, pasti seruuu.... (≧∇≦)づ♥
Saran : Lebih baik jebret beli beberapa buku sekaligus daripada satu-satu. Eh kecuali dirimu bisa tahan sama penasarannya. Saya sih nggak bisaaa. =P
Mending beli minimal dua, jadi abis selesai satu, masih ada satu yang bisa dibaca, selama proses ngelarin yang lagi dibaca, cari lagi lanjutannya. Gitu aja. =))
Dengan ini, dinyatakan, Vampire Academy Series, selesai. *jempol pegel
Happy hunting & happy reading! =')
January 04, 2012
THE MAZE RUNNER
Hands Down, this book is absolutely GREAT! Penasaran sama The Maze Runner karena lagi-lagi nonton book review di Youtube yang bilang buku ini bagus. Rencananya mau cari di PeriPlus, tapi lagi gentayangan di Gramedia, eh ketemu! Yowes, beli! =D.
FYI, ini trilogi. The Maze Runner yang pertama, dan lanjutannya ada The Scorch Trials sama The Death Cure. Yang nggak suka buku-buka romance, cocok nih baca buku ini.
Maybe, in my sotoy opinion, ini termasuk science-fiction thriller genre. Blah. =))
Gampangnya, buku ini menegangkan, seru, bikin mikir dan penasaran.
Dari judulnya udah ketebak ya, cerita di buku ini pasti ada Maze di dalamnya. =D. Saya mau bagi gambaran besarnya aja, nggak mau spoiler banyak, soalnya ini buku harus baca sendiri biar puas dan penasarannya ilang!
Cerita The Maze Runner dimulai dengan sang tokoh utama bernama Thomas yang tiba-tiba bangun di dalam sebuah kotak, dan tidak bisa mengingat apa pun kecuali namanya. Sekelompok anak remaja menolong dia keluar dari kotak, dan ternyata... Saat pertama mereka datang ke tempat itu, mereka pun sama aja seperti Thomas, cuma inget nama. Tok.
Tempat mereka tinggal disebut Glade, sekelompok anak-anak itu disebut Gladers.
Di luar Glade, ada Maze yang sudah berusaha mereka pecahkan selama dua tahun, dalam artian mencari pintu keluar dan kangen hidup normal. Yang bikin susah, Maze ini berubah bentuk setiap hari. Semakin berbahaya, karena setiap malam, muncul sebuah makhluk yang mereka sebut Griever, gabungan mengerikan antara hewan dan mesin. Jika sampai disengat Griever, pilihannya dua, mati jika sengatannya terlalu parah, atau yang masih bisa diselamatkan harus melewati fase "perubahan" yang bisa dibilang "sakit, bok."
Gladers berusaha bertahan hidup setiap hari dari para Griever, berusaha terus menyambung hidup dalam Glade dan berusaha memecahkan misteri Maze yang hampir dirasa mustahil memiliki jalan keluar. Thomas perlu beradaptasi dengan semua itu. Banyak hal yang harus dia pelajari dan tanamkan di otaknya. Banyak PR lah. Tapi di saat Thomas masih "merem-melek" dengan keadaan di Glade, muncul cewek misterius dalam keadaan koma di kotak. Dan di tangan cewek itu juga ada pesan untuk para Gladers.
Thomas dan cewek misterius yang ntar jadi nggak misterius lagi setelah kamu dan kamu baca bukunya ini ternyata memegang pernanan penting untuk membawa para Gladers keluar dari Glade. Caranya? Nggak bakal kebayang aja kalau pake cara model gitu. Asli penasaran sama lanjutannya. =D
Happy hunting and happy reading! =')
January 02, 2012
First Book Haul in 2012 :p
Go to PeriPlus, and you'll get 50% off of most of books in there. Heaven!
Saya masih penasaran sama kelanjutan buku para vampir. Hehe.
Vampire Academy & House of Night series. Dan sayangnya di PeriPlus MKG nggak lengkaaap :(
Tapi karena diskon, sikat! *nggak mau kehilangan kesempatan. Hehehe.
Jadinya saya cuma beli 5 buku di PeriPlus dengan harga yang bombastis murahnya! :D
Buku terjemahan yang dijual di Gramed jauh lebih mahal :p
Di foto, dua buku paling atas adalah buku ketiga dan keempatnya Vampire Academy. Versi terjemahan bahasa Indonesianya.
Shadow Kiss dibandrol IDR 72,000 dan Blood Promise IDR 79,000.
FYI, buku pertama Vampire Academy adalah Mead (udah pernah post), buku keduanya Frostbite (udah selesai baca tapi belum bikin post, males oh males. Hihihi).
Nah, di PeriPlus MKG adanya cuma VA kesatu, kelima dan keenam. Jadi daripada saya penasaran. Saya beli versi terjemahan bahasa Indonesianya juga. Jadi belang-belang. Buku kesatu, kelima dan keenam dalam bahasa Inggris, buku kedua sampai keempat bahasa Indonesia. :)) oh, rak bukuku akan gojlak-gajlok nanti...hahaha..
Back to the discount books!
Buku kelima VA, Spirit Bound dari harga asli IDR 99,000, after discount jadi IDR 50,000 sajaaa...
Buku keenam VA lebih gokil, hard cover, harga asli udah dibanting jadi IDR 65,000, after discount jadi IDR 33,000! Inikah surga dunia?
House of Night series lebih gila lagi. Hahahaha... Saya sebenernya baru baca sampai buku ketiga. Marked, Betrayed, Chosen.
Nah buku keempat dan kelimanya nggak ada di PeriPlus.
Jadilah saya main comot apa aja yang ada yang belum saya punya. Stok dulu. Mumpung murah. Buku keempat mau nggak mau nunggu versi terjemahannya aja.
Harganyaaa... Burned IDR 18,000. Awakened IDR 33,000. Dan buku terakhir yang bisa dicomot, Tempted IDR 15,000.
Gilaaaa, 2 novel lebih murah daripada harga komik! (Komik yang big size tuh, mereka kan IDR 18,500)
Yang doyan baca, silahkan melipir ke PeriPlus terdekat. Banyak buku yang didiskon gede-gedean. Harganya terjuuuun bebas. :D
Setau saya PeriPlus ada di MKG dan di PI. Tapi kayaknya ada satu lagi deh Periplus di pusat perbelanjaan ibukota, saya lupa. :p
Dengan 7 stok buku, dan masih ada The Maze Runner dan Manusia Setengah Salmon yang on going, saya siap bertapa ini berhari-hari. B-)
Brand New 2012! Selamat Tahun Baru! :)
Tahun baru penuh dengan orang-orang yang semangat bawa terompet dan nunggu kembang api.
Tahun baru waktunya membuat resolusi baru di tahun 2012 untuk sebagian besar orang.
Tahun baru mungkin adalah saatnya beristirahat sejenak sambil mengamati dari tv riuhnya kota-kota yang merayakan.
Tahun baru bisa mengumpulkan keluarga untuk makan bersama dan saling bertukar cerita.
Tahun baru kesempatan pertama di tahun yang baru ini untuk "gila-gilaan" bersama teman-teman dekat. :p
Apapun makna tahun baru kita, yang pasti di tahun yang baru dengan semangat dan effort yang baru akan membuka kesempatan baru. :)
*ah, too much 'baru'!! :))
Semangat!
I'm expecting many great things in 2012. :D
Happy New Year 2012!












