I'm dying to know how it all turns out. :')

October 28, 2011

Bye Goldie


Hari ini dikabarin kalau Goldie udah meninggal.
Sedih sekaligus bahagia juga.
At least, Goldie udah bisa istirahat, nggak kesakitan.  Walaupun anjing nggak kayak manusia, bisa ngomong "Sakit disini, badannya nggak enak nih" dsb.  Dari vonis dokter yang bilang Goldie kena kanker, pasti badannya Goldie ada sakitnya, ada nggak enaknya.
Kata orang-orang di rumah, udah beberapa hari belakangan, Goldie nggak bisa jalan, tiduran terus, matanya merah, perutnya kalau dipegang kereas.  Goldie diem aja, ditoel-toel diem, dipanggil-panggil diem.
Saya rela kalau Goldie pergi. T_T


Cerita sedikit tentang Goldie ya...
Beli Goldie di Lembang, saya sama Papa yang kesana.  Saya sama Papa juga yang milih.
Perjalanan pulang juga empat jam, Goldie saya pangku, abisnya kalau ditaro di jok mobil belakang, dia nggak mau, begitu dipangku dia diem, jadi saya pangku selama perjalanan pulang.
Goldie ini anjing paling baik diantara anjing-anjing saya di rumah lainnya.
Kalau ada anjing yang berantem, misalkan Marble (anaknya Goldie) berantem sama Baileys, Goldie itu maju dan berdiri di tengah-tengah mereka, kayak melerai gitu lho.  Ini serius.  Goldie itu kayak gitu.
*sialan, mulai nangis deh ini sambil ngetik...

Terus, waktu dulu Chelsea masih kecil, Chelsea itu nakalnya luar biasa.
Semua barang digigitin, apa yang ada dia acak-acak.  Mba lagi mau nyetrika, Chelsea ngusel-ngusel di kakinya, saya nggak tahu bahasa Indonesia ngusel-ngusel itu apa.  Ya pokoknya dikira-kira aja buat yang nggak ngerti.  Kalau Chelsea udah nggak bisa dibilangin sama Mba, Goldie tuh ngedatengin Chelsea, kupingnya Chelsea digigit pelan terus digiring keluar dari tempat Mba nyetrika.  Kalau orang mah, "Gue jewer lo ya...nggak bisa dibilangin amat..."  Hehe.. Goldie itu kayak gitu.

Waktu gue lagi suntuk belajar, gue ajak Goldie naik ke taman atas, Goldie itu tingkah lakunya baik, jadi saya juga mau ajak dia ke taman, kalau anjing yang lain liat pot-pot dan tanaman mungkin bisa dipecahin satu-satu. -_-
Saya duduk, Goldie juga ikutan duduk.  Nikmatin angin sepoi-sepoi sama Goldie, terus saya mulai curhat kaya orang gila ke anjing.  Yang pasti Goldie ngeliat mata saya dan dengerin selama saya ngomong.  Urusan ngerti atau nggak nomor seribu.  Hehehe.

Paling kasian, kalau hujan dan banyak petir.  Goldie takut sama suara petir, begitu petir mulai rame, dia panik dan masuk dapur.  Goldie kagetan rupanya.  Sekarang nggak bakal denger petir lagi, Gol... You can relax now...
*banjir

Goldie sakit udah dari beberapa bulan yang lalu, dokter juga bilang tinggal tunggu waktu.
Tadinya malah Papa mau Goldie disuntik mati aja, biar nggak kesakitan lagi Goldienya, soalnya udah nggak bisa apa-apa.  But Goldie chosed her own way to go... :)

Bye, Goldie!
Hope you're happy now.
Love you <3

October 25, 2011

Sweet Little Lies


Sebenernya saya paling nggak suka beli buku yang segel plastiknya udah nggak sempurna.  Sobek secuil pun pasti geledah tumpukan buat cari yang segel plastiknya utuh dan setiap ujungnya nggak penyok.
Tapi beli buku ini pengecualian, saking nggak sabar baca lanjutan L.A. Candy, dan kelamaan kalo pake acara ke Gramedia Grand Indonesia, saya memutuskan untuk beli the last one book di Gramedia MKG, dengan kondisi segel plastik yang buat saya udah cukup mengenaskan. T_T
Bukunya sih nggak penyok, makanya saya mau beli. :p

Sweet Little Lies lanjutan dari L.A. Candy, masih seputar Jane yang lagi pergi dari sorotan paparazzi dan media lainnya yang terus-terusan nyari dia pasca tersebarnya foto-foto yang "kurang enak diliat".
Jane yang tadinya jadi America's sweetheart, sekarang media memberi julukan padanya yang jelas kebalikan dari sweetheart.
Masalahnya masih seputar cowok, Jane terjebak dengan Jesse berikut dengan kelakuan pacarnya yang nggak banget, alasan udah terlanjur sayang bikin dia terjebak dengan Jesse untuk beberapa lama. Di sisi lain, Jane juga masih tertarik dengan Braden (dulunya sahabatan sama Jesse). 

Cerita menarik lainnya dateng dari Scarlett.
Scarlett yang paling anti dengan relationship, mulai naksir dengan cameramen tv shownya sendiri.  Udah jadi peraturan dimana-mana, nggak boleh ada hubungan lebih di antara talent dan crew.  Dari yang tadinya cuma naksir-naksiran, beneran jadi suka.  Yang tadinya umpet-umpetan, eh ketauan juga. :p Yah pokoknya cerita Scarlett nggak kalah seru sama Jane. :D

Masalah di persahabatan Jane dan Scarlett pun masih "panas" di buku ini.
Scarlett terus berusaha ngasih tahu Jane kalau Jesse dan Madison itu bukan orang baik.  Jane sendiri makin lama makin kesel karena ngerasa Scarlett terlalu banyak bawa "aura negatif", dan Jane memutuskan untuk pindah ke apartemen Madison.  Katanya best friend forever? Hmmm...
Bagi Jane, Jesse dan Madison terlihat baik di matanya, sampaiiii Jane sadar kalau....woo... too much spoiler?  Saya stop deh.

Ada beberapa tokoh lagi yang jadi teman untuk Jane dan Scarlett yang lagi diem-dieman, Hannah dan Deb.  Untuk Hannah, she got an interesting role in this book. :)

Gaby yang keliatannya lemot dan otaknya selalu lebih lambat beberapa menit untuk mencerna sesuatu ternyata mempunyai sisi menariknya tersendiri di buku ini.
Scarlett akhirnya mengakui dalam hati bahwa ada sisi dari diri Gaby yang cukup membuatnya tercengang dan mengakui kalau Gaby ternyata asik juga buat dijadiin temen. :)

Endingnya, Jane memutuskan untuk istirahat dari dunia romansa, dan berjanji pada dirinya sendiri, no boys allowed.
But when your ex shows up and now he looks hot than he used to, what are you gonna do? lol.



October 24, 2011

The Son of Neptune


The Son of Neptune adalah buku kedua dari serial The Heroes of Olympus.
Buku ini nyeritain kisah Percy Jackson, yang lupa ingatan (karena Juno = Hera), dia diajar oleh Lupa, dan dibawa oleh Juno ke camp Jupiter.

Sekadar info, Camp untuk demigod (anak setengah dewa dan setengah manusia) ada dua, di buku pertama dari serial ini, camp Half Blood yang menjadi sorotan, dan di buku yang kedua, camp Jupiter mendapat spotlight.
Yang membedakan, camp Jupiter menganut paham Roma, sedangkan camp Half Blood menganut paham Yunani.  Masing-masing dari camp itu nggak tahu kalau ada camp demigod lain selain camp mereka.  Jadi kebayang dong kagetnya mereka tahu ada camp lain diluar sana dengan "aliran" yang lain.

Karena Gaea, earth goddess yang akan bangun dari tidur panjangnya dan menjalankan rencana jahatnya, Juno membutuhkan bantuan dari kedua camp ini untuk bersatu membantu para dewa-dewi untuk melawan Gaea dan anak-anaknya (Giants).  Jupiter/Zeus (Jupiter nama versi Roman, Zeus nama versi Greek, sama tapi berbeda, hmm) terlalu keras-kepala untuk mengaku membutuhkan bantuan para demigod, sehingga Juno/Hera sebagai istrinya turun tangan dan merencanakan ini semua.
Percy masuk ke camp Jupiter, dan Jason masuk ke camp Half Blood.  Mereka berdua adalah orang yang diakui kemampuan dan leadershipnya, dengan menaruh mereka masing-masing di camp yang lain, diharapkan kedua camp ini nantinya mau bekerja sama.

Percy bertemu pertama kali dengan Hazel dan Frank di hari ia masuk ke camp Jupiter.
Hazel dan Frank adalah dua orang yang paling ramah dan menerima Percy walaupun latar belakang mereka berbeda (Percy dari camp HalfBlood).
Nggak lama setelah Percy masuk di camp Jupiter, Mars (dewa) memberi tugas bagi Frank, untuk membebaskan Thanatos god of death dari seorang giant (anak Gaea).  Karena god of death yang disandera, pintu kematian jadi nggak ada yang jaga, dan berbagai monster dan giant yang udah cape-cape dibunuh, bisa dengan gampangnya hidup lagi.  Yang ngurusnya lagi nggak ada sih...
Jadi, membebaskan god of death ini termasuk hal yang penting, karena dengan mulai bertugasnya kembali Thanatos, bisa dipastikan berbagai macam makhluk berbahaya yang demigod bunuh, pasti nggak bisa hidup lagi untuk Frank jelas mengajak Percy dan Hazel untuk menuntaskan misi ini.
Hazel dan Frank memiliki "rahasia dan keunikan" masing-masing, tapi justru dengan begitu mereka bertiga bisa saling melengkapi satu sama lain.

Pertarungan dan petualangannya seperti biasa, seru banget!
Ada juga hal-hal kocak.
Geblek ini, cyclops sama harpy bisa saling suka.  Hahaha.  
Trus ada Percy yang iri sama Frank yang katanya juga keturunan Neptune/Poseidon yang bisa berubah wujud jadi macam-macam binatang, dan Frank iri sama Percy yang bisa nafas di dalam air, manggil hurricanes. LOL.
daaaan masih ada lagi kejadian-kejadian lucu lainnya.  Hehe.. :p

Selesai baca buku ini, gemes banget.  Suwer.
Endingnya itu beberapa perwakilan dari camp Half Blood dateng ke camp Jupiter.
Gimana ini jadinya kalo Jason, Leo, Piper, Annabeth dateng ke camp Jupiter ketemu Percy dkk.
Jason ketemu Percy. (Jagoan ketemu Jagoan)
Jason ketemu Reyna.  (Jagoan ketemu kekasihnya)
Piper juga ketemu Reyna. (Kekasih ilusi ketemu kekasih beneran)
Percy ketemu Annabeth. (Jagoan ketemu kekasihnya)
Lembar buku abis, saya teriak. Seriusan.  Gemes.
Buku berikutnya baru keluar, fall 2012.  Ya Tuhan... lama ya.
Rick Riordannya masih nulis.
Hiks.


October 23, 2011

Rest In Peace, Marco Simoncelli


The world was shock.

I couldn't watch the race, because I had to accompany my mom to buy stuff.
I planned to "watch" the race on twitter, by reading @MotoGP's tweets.
But my phone couldn't get signal at a certain place, so I didn't know what's going on at that moment.
Then I got a phone call from home, "Simoncelli's dead.  He got accident, and it included Edwards and Rossi."

Seriously, I couldn't believe it.
I  just SAW re-run of GP Philip Island two days ago, and he got third place, podium!
I was like "Wow, there you go curly (he had a big curly messy hair), you can stand at podium!"
I even laughed at his accent, because he's Italian, and when he spoke in English, it sounds funny, just like Rossi.

He's the one who bumped to other riders like Lorenzo and Pedrosa, made them injured, and he's still fine. 
And now, knowing he's already passed away is like "are you kidding me?"
How come his helmet coming off in the crash??
As far as I know, rider's helmet is not easy to come off like that. 

According to MotoGP representatives, Simoncelli suffered a very serious trauma to the head, to the neck and the chest." - MotoGP representatives.
A source said, without helmet, his face was dragged and hit the asphalt very hard, when medical team got to him he was unconscious. :(
He slipped, and was hit by Edwards (Edwards got injured too), and some people say Rossi hit him too.  Edwards and Rossi couldn't do anything about that, it was a high speed race, and when someone suddenly cross in front of you, BAM!  Accident happens.

We lost a crazy awesome rider.
My deep condolences to his family.


MotoGP won't be "fun" without you, Marco Simoncelli.
Rest In Peace.
RIP #58.


October 19, 2011

5cm


Ngakak, nangis, mikir, sadar.
Kira-kira begitu kalau saya cuma boleh kasih empat kata untuk mengungkapkan apa yang saya rasa dari membaca buku ini.

Buku ini membuat saya kembali melihat apa yang selama ini saya lupa, membuat saya kembali memperhatikan apa yang selama ini nggak saya peduliin.

Buku ini berisi harapan dan tekad yang besar.  Pada diri sendiri, orang lain, maupun bangsa.
Nggak ketinggalan buku ini ngingetin kita untuk dekat dengan Sang Pencipta, tentang baiknya Dia yang selalu memberi pilihan bebas untuk semua manusia.

Cerita yang super seru, dialog-dialog bangke antara lima sahabat yang punya syaraf gila di otaknya masing-masing ini PASTI bikin ketawa yang baca.  Serius bangke banget.  Konyol abis dialognya!!!!
Baru kali ini baca buku yang bisa bikin ketawa ngakak, nangis dan kagum secara bersamaan. 

Buku yang saya beli, cetakan kesepuluh.  Yup, nggak salah baca.  Cetakan kesepuluh.  Memang cukup telat buat saya, baru baca 5cm kok sekarang?  Nggak apa-apa, yang penting sekarang buku sudah dalam genggaman dan selesai dibaca. :) 
Dapet label National Best Seller, dan juga Buku Indonesia Sepanjang Masa Goodreads Indonesia.
Kurang keren apalagi Donny Dhirgantoro sebagai penulisnya?  Salut.

"...Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu.  Dan...sehabis itu yang kamu perlu...cuma....
Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas.  Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja...
Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya...
Serta mulut yang akan selalu berdoa..."

"Setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita-cita, kamu taruh di sini, di depan kening kamu... jangan menempel.  Biakan
Dia...
Menggantung...
Mengambang...
5 centimeter... di depan kening kamu...
Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu..."

October 17, 2011

Mimpi Sejuta Dolar


Saya beli buku ini (lagi-lagi) karena tweet-tweet yang bertebaran di twitter.  Hehehe.
Pertama kali baca judulnya sih rada males, "Mimpi Sejuta Dolar", kayaknya terlalu muluk.
Tapi liat yang nulisnya Alberthiene Endah, LANGSUNG SEMANGAT NYARI! :))
FYI, Alberthiene Endah ini salah satu penulis favorit saya.  Terima kasih buat Pak Kamdhi yang make buku "Dicintai Jo" untuk bahan referensi di kelas Bahasa Indonesia sewaktu SMA, saya jadi ketagihan beli buku-buku mbak AE lainnya. 
Jujur, saya cuma beli buku mbak AE yang bergenre novel.  Padahal mbak AE juga penulis biografi tokoh-tokoh besar di Indonesia. 
Mungkin saya kurang begitu niat membaca biografi tokoh yang saya nggak ngefans, jadi saya nggak beli,
Nah ini, biografi Merry Riana.  Siapa itu Merry Riana?  Saya juga tadinya nggak tahu sama sekali. 
As I said before, I only bought this book because Alberthiene Endah is the writer of this book, and this book is like "the bomb" in twitter world.

Merry Riana ini entrepreneur sukses, yang bisa menghasilkan satu juta dolar di umur 26 tahun. 
Ah, orang kaya biasa, wajar, kan pinter...
Eits, tunggu dulu. 
Background Merry Riana dan kisah perjuangannya, asli bikin saya tercengang-cengang. 
Mungkin kalau bisa diibaratkan, mulut saya udah nganga baca kisah hidupnya.

Berawal dari kerusuhan Mei 1998, Merry Riana yang tadinya berencana untuk kuliah di Trisakti, diminta orang tuanya untuk kuliah di NTU Singapura demi keselamatannya. 
Beruntung ada dana pinjaman bagi mahasiswa yang kurang mampu untuk berkuliah di NTU, jadi biaya kuliah bisa ditalangi pihak bank terlebih dahulu, dan dari sisanya mahasiswa mendapat sedikit uang saku.  Biaya tersebut dilunasi setelah mereka lulus dan sudah bekerja.
Keluarga yang sederhana, tidak mempunyai cukup uang untuk membiayai kuliah dan biaya hidupnya selama di Singapura.  Maka pilihan menggunakan dana pinjaman pun diambil.
Sisa uang sebagai uang sakunya hanya 10 dolar untuk seminggu!  Bayangkan.  Makan sehari tiga kali, sekali makan itu 1 dolar sudah yang paliiiiiiiiiiing murah.  3 dolar untuk 7 hari = 21 dolar. 
Jatah satu minggu hanya 10 dolar. 
Merry Riana, bertahan dengan menyantap mie instan sebagai sarapan, dan roti untuk makan siang.

Tidak ingin membebani keluarga, Merry Riana tidak menceritakan kesulitannya sama sekali pada keluarganya di Jakarta. 
Setahun setelah berkuliah, dia mencoba untuk mencari pekerjaan saat libur.  Membagikan flyer. 
Uang yang dia terima ditabungnya, dan diiritnya supaya bisa melanjutkan hidup di Singapura.
Salut luar biasa.  Masa muda, kebanyakan dihabiskan orang dengan bersenang-senang.  Kuliah, ya sambil senang-senang juga.  Main sama teman-teman, ke mall, nonton, makan enak.  Habis kuliah, ya baru cari kerja.  Saya juga begitu.
Tapi Merry Riana, berpikir jauh ke depan.  Dia membuat resolusi untuk mencapai kebebasan finansial di usia yang muda. 
Menahan godaan untuk tidak berpergian bersama teman-temannya pasti sangat berat, di saat yang lain dengan santainya berjalan-jalan di Orchard, dia harus bekerja mencari tambahan uang saku, dan menabung penghasilannya.  Tekadnya yang kuat membuat dia bisa bertahan.

Merry Riana beruntung menemukan Alva, pasangannya. 
Mereka berdua selain sebagai kekasih, juga sebagai partner kerja yang luar biasa.
Merry Riana yang aktif, supel, semangat, dan bertekad kuat.  Doer. 
Alva yang bawaannya tenang, kalem, lebih ke menyusun strategi, menciptakan teori, mengurus detail dan cara kerja.  Thinker.

Mereka berdua sudah merasakan pahitnya gagal mencoba usaha, merasakan pahitnya ditipu orang, merasakan beratnya menyerahkan sejumlah uang yang menurut mereka besar sekali jumlahnya sebagai investasi, merasakan sakitnya ditolak oleh orang berkali-kali.
Tapi dengan tekad yang kuat, disiplin, fokus dan keberanian, mereka berhasil.
Sangat berhasil, malah. :)
Banyak cerita manis-pahitnya mereka sampai bisa meraih posisi mereka sekarang.
Saya nggak mau kasih spoiler usaha apa aja yang pernah mereka coba.  Hehehe.
Biar seru, baca sendiri ya.

This book is worth it.
Amazing life story.  Very inspiring. 
It will open your eyes, for sure. :)


L.A. Candy


Saya pasti beli lanjutan dari buku ini. :))
I love the story!
Cerita tentang dua cewek yang bersahabat dari kecil, Jane dan Scarlett.
Jane tipe girl next door, blonde and lovely.
Scarlett tipe cewek yang "hidup gue suka-suka gue", brunette, sexy, cuek, dan lebih tegas dibandingkan Jane.
Mereka berdua sama-sama pindah ke Los Angeles untuk memulai lembaran baru after graduated from high school.
Jane jadi intern di event planner company, sedangkan Scarlett jadi mahasiswa di U.S.C.

Hidup mereka jadi berubah 180 derajat setelah mereka "ditemukan" oleh produser acara hollywood.
Produser itu melihat keunikan mereka berdua, dan meminta mereka untuk menjadi bintang dari acara baru yang ingin digarapnya, L.A. Candy.
Intinya acara itu menceritakan kehidupan mereka sehari-hari, bagaimana Jane di tempat kerjanya, dan apa saja yang Scarlett lakukan di kelas.
Mereka juga bertemu dua "teman" baru di acara ini, Madison & Gaby.
Jane sejauh ini percaya dan merasa tak ada masalah harus berteman dengan mereka berdua, apalagi ini demi kepentingan tv show mereka.  Scarlett sebaliknya, dia malas berurusan dengan "teman" barunya, terutama Madison.

Oke, saya persingkat.
Semakin dijalani, Scarlett merasa hubungan pertemanan dia dan Jane semakin kendur, mereka susah menghabiskan waktu bersama-sama seperti dulu.  Waktu yang ada adalah saat syuting untuk L.A.Candy, yang berarti ada beberapa kamera yang merekam setiap aktivitas mereka, dan itu tidak disukai Scarlett.

Jane sendiri mengalami kebingungan di masalah percintaannya, ada dua pria yang mengaku menyukainya.  Dan ironisnya, keduanya bersahabat.  Satunya memiliki reputasi sebagai playboy, satunya memiliki hubungan on-off dengan mantannya.  Dan itu belum seberapa pusingnya, Madison, iri dengan popularitas Jane, berusaha menjatuhkan Jane dengan caranya sendiri.

Cerita di buku ini ditutup Scarlett yang membaca pesan dari Jane.  Pesan itu intinya mengatakan pergi dengan Madison untuk menghindari para wartawan.
But Jane doesn't know, yet.
The real enemy is...

To be continued.

October 09, 2011

A Little Add


Kemarin ke Gramedia MKG, khusus untuk nyari buku pertamanya Lauren Conrad, dan berakhir dengan beli yang lain juga.

My friend, Gogo, recommended 5cm by Donny Dhirgantoro.  Buku lama.  Tapi katanya bagus banget.  Jadilah saya tergoda dan beli juga pada akhirnya.

The Son of Neptune by Rick Riordan!  Ini buku yang nggak disangka belum terbit, dan ternyata udah ada. Lanjutan dari The Lost Hero (my previous post), nemu buku ini karena nemenin Gogo yang mau liat buku import di Peri Plus, dan tadaaaa... Buku ini ada di new arrivals. Asyik!

L.A. Candy by Lauren Conrad.  Pernah masuk review di majalah. Dan ada embel-embel #1 New York Times Bestseller.  Saya selalu tergoda kalau liat #1. :))
Masih ada lanjutannya lagi, tapi saya mau nyoba baca yang ini dulu.  Kalau oke, baru lanjut.

Merry Riana, Mimpi Sejuta Dolar, penulisnya Alberthiene Endah.  Merry Riana ini lagi booming banget di berbagai macam media.  Dua majalah yang saya beli, profil dia muncul semua disana.  Mungkin di koran juga ada, tapi karena saya nggak langganan koran di Jakarta, jadi kurang tahu juga.  Merry Riana berhasil mendapatkan penghasilan sebesar 1 juta dollar di usia 26 tahun.  Dan kisah hidupnya ditulis oleh salah satu penulis favorit saya, mbak AE.  Jadi buat saya, harus beli buku ini!

Beli majalah Gogirl! juga, karena ini majalah tercintaaaa...
Beli Elle juga, majalah yang bahasannya lebih dewasa. Biar seimbang informasi yang disedot otak. :))

I can't wait to read them all!

P.S. : Cameo of the photo is my angry bird mug :)

The Lost Hero


As I said before, I'm addicted to Rick Riordan's books.
The Lost Hero is the first book that I bought, but I just post about it right now, hehe.. :p

Buku ini ada hubungannya sama Percy Jackson Series, saya sendiri baru baca buku pertama dari Percy Jackson, tapi ada tokoh di buku PJ yang muncul di The Lost Hero.

Point of View buku ini dibagi ke tiga tokoh, the main character is Jason.  Lalu ada dua sahabatnya Piper dan Leo.
Dimulai dengan Jason yang lupa ingatan (pengaruh magic), Piper dan Leo pun mendapat pengaruh magic juga, mereka diberi semacam memori yang direkayasa.  Memori tentang mereka bertiga bersahabat, dan Jason dan Piper berpacaran. 

Diserang oleh venti, storm spirits.
Dibawa ke half-blood camp, tempat yang berisikan manusia-manusia seperti merka, demigod, setengah manusia, setengah dewa.
Diakui sebagai anak dewa dan anak dewi.
Diberi misi untuk membebaskan Hera, yang mereka benci karena mengacaukan ingatan Jason dan memberi memori palsu untuk Piper dan Leo.
Tapi mereka mau tidak mau harus melakukan itu untuk mencegah dewa bumi bangun dan mengacaukan segalanya.

Dan pada akhirnya sedikit teka-teki mulai menemui titik terang.
Hera mengatakan Jason datang ke camp ini as an exchange of leaders.  Dan itu berlaku untuk dua arah.  Kalau Jason di camp ini, berarti Percy Jackson yang selama ini hilang berada di camp yang lain, dan kemungkinan besar, dia juga hilang ingatan seperti Jason.


Life Traveler


"Kadang, kita menemukan rumah justru di tempat yang jauh dari rumah itu sendiri.  And yes, wherever you feel peacefulness, you might call it home." - Windy Ariestanty (page 45).

Windy Ariestanty adalah editor di Penerbit GagasMedia, dan sekadar informasi aja, hampir semua buku terbitan GagasMedia saya suka.
Saya follow mbak Windy di twitter karena Raditya Dika pernah nge-tweet kalau mbak Windy ini editornya, jadi penasaran, di balik karya Raditya Dika, seorang WindyAriestanty inilah yang menyempurnakannya.
Dari tweet-tweetnya, mbak Windy sering bagi-bagi tips nulis, cerita suka-duka jadi editor, dan banyak hal seru lainnya.  Dia juga bercerita kalau jabatan sebagai editor tidak membuatnya menjadi spesial, karena untuk memproses naskahnya, dia sama seperti penulis lainnya.  Tidak ada pilih kasih katanya.  Hehehehe.
.
Kembali ke BU....KU.

This is a very good book.
Membaca kisah mbak Windy, saya seperti masuk ke dalam pola pikirnya, bagaimana dia peka dan jeli untuk mengcapture setiap momen di dalam perjalanannya di berbagai negara yang pernah ia kunjungi.
Note to self : pay attention for every single thing. :)

Sebagian besar dari bab-babnya ditutup dengan Traveler's note, berisikan tentang note mbak Windy, yang dishare ke pembaca, tempat mana yang oke untuk dikunjungi.  Ada juga Traveler's Tips, berisikan tips-tips yang sangat berguna jika kita akan bepergian ke negara yang dimaksudkan oleh mbak Windy. 

Buku ini tidak hanya berbicara tentang perjalanan, lebih dari itu.  Perjalanan manusia.  Bagaimana manusia bisa belajar dan menyadari berbagai macam hal dari sebuah perjalanan.  Bagaimana menghargai negeri sendiri, memahami orang lain, menemukan keluarga baru, mencari rasa rindu untuk pulang, menemukan keberanian yang baru dan berani bersikap. 

"Dan manusia, pada kodratnya, selalu menemukan cara pulang ke 'rumah'.  Tak peduli seberapa dekat atau jauh jaraknya.  Perjalanan tak lebih dari sebuah proses kepada pulang itu.  Pulang kepada diri kita sendiri." - Windy Ariestanty (page 78).

Asia, Australia, Eropa, Amerika, Afrika.
Saya jadi kepingin jalan-jalan. 


October 05, 2011

The Throne of Fire




The Throne of Fire ini adalah buku kedua dari The Kane Chronicles.
Ceritanya Carter & Sadie udah dapet beberapa teman yang mereka latih di rumah Amos, paman mereka (ya bisa dibilang rumah mereka juga) untuk ikutan menghentikan Apophis.

Di buku ini ada dewa-dewi Mesir baru yang muncul, makin menambah serunya jalan cerita tentunya.
Nggak perlu khawatir dengan banyaknya nama dewa-dewi dan berbagai macam terms mesir di buku ini, karena di halaman belakang, ada kumpulan glossary dan nama dewa-dewi yang terlibat di dalam buku ini.  Jadi kalau lupa, tinggal liat contekan di belakang. :p

Inti ceritanya, untuk menghentikan Apophis, mereka mendapat ide untuk membangunkan Ra, the sun god, god of order.  Karena kalau lihat masa lalu, cuma Ra yang bisa ngalahin Apophis.
Tapi untuk membangunkan Ra nggak segampang kaya kita bangunin orang tidur. "Hoi bangun hoi!", ada diguncang-guncang badannya, atau cipratin air, atau tiup terompet di kupingnya sampe bangun.  Yang kayak begitu nggak ngefek.
Ada beberapa tantangan dan halangan yang harus dilalui oleh Carter & Sadie, bahkan sampai ada orang dan dewa yang berkorban supaya mereka bisa melakukan misi mereka tersebut buat bangunin Ra.  Detailnya, ya ada di bukunya.  Nggak mau kebanyakan spoiler. :p

Buku tentang mitologi nggak berarti harus membuang unsur romance, Rick Riordan dengan lihai menambah unsur romance ke dalam cerita ini.  Sadie yang dilema antara dua pria, satu dewa, satu manusia.  Carter yang berusaha kembali mendapatkan hati Zia.  Dan nggak ketinggalan, ada juga cerita pasangan dewa-dewi.

Masih banyak tanda tanya di buku pertama ini.
Dan saya sejujur-jujurnya nggak sabar menunggu buku berikutnya. :)

The Red Pyramid


Belakangan ini, berasa kalap mau beli semua bukunya Rick Riordan.
Ditambah baca review dan tweet-tweet pecinta buku Rick Riordan, makin penasaran dong jadinya.
Semua buku Rick Riordan yang saya tau, dari Percy Jackson & The Olympians Series, The Heroes of Olympus Series (baru terbit satu buku), dan The Kane Chronicles (baru terbit dua buku) semuanya membahas mitologi.  Dewa-dewi Roma, Yunani, Mesir.
The Red Pyramid sendiri merangkul dewa-dewi Mesir.

Pada awalnya sedikit sangsi juga, seru apa baca novel tentang dewa-dewi, berasa terlalu fiksi nggak ya nantinya?  Beli nggak murah tapi kalau malesin buat dibaca kan sayang.
Saya mikir gitu tadinya.

TAPI... Seperti yang tadi saya bilang, review dan tweet-tweet manusia yang udah baca menggoyahkan tembok keraguan.  Dan Rick Riordan sendiri udah dapet "gelar" : From The New York Times #1 Best-Selling Author.  Nah!  Believe it or not, kalau udah ada embel-embel gitu di buku, biasanya bagus!  Hehehehe.  Terbukti memang.  :D

The Red Pyramid ini berkisah tentang Carter dan Sadie, kakak-adik yang sedari kecil hidup terpisah, bertemu hanya dua hari dalam setahun.  Carter hidup bersama ayahnya dan sering berpergian menemani ayahnya yang berprofesi sebagai "arkeologis" untuk meneliti berbagai macam tentang Mesir.  Sadie hidup dengan kakek-neneknya (orang tua Ibu mereka yang sudah meninggal).  

Sang ayah,Julius Kane, tanpa sengaja "melepas" God of evil dan dia sendiri akhirnya tidak bisa kembali ke kehidupan manusia.  Carter dan Sadie mau tak mau harus membereskan semuanya agar bumi tetap selamat.  Bertemu dengan dewa-dewi yang kepribadiannya SUNGGUH UNIK, sampai bertarung dengan berbagai makhluk.

This is a must have book.  Rick Riordan menceritakan tiap karakter, tempat, action, dan penjelasan tentang dewa-dewi dengan bagus.  Dewa-dewinya sendiri ditulis dengan karakter yang menurut saya banyak nyelenehnya, tapi justru disitu letak menariknya.

Cerita ditutup dengan kebangkitan Apophis (the god of chaos) yang akan terjadi dalam waktu dekat.  Carter dan Sadie mengirim pesan ke penjuru dunia untuk mencari manusia-manusia seperti mereka, karena untuk melawan Apophis, gods and men must be united like in olden times.

October 01, 2011

Infinitely Yours

c



I almost love every book from GagasMedia.  :))
Buku ini saya beli satu minggu yang lalu, dan melihat ada huruf hangul (Korea) di covernya, saya langsung ambil tanpa ragu.  :p
Saya juga pecinta k-pop & k-drama, jadi novel yang settingnya di Korea sudah pasti enak dibaca buat saya.

Delapan hari bisa membuat orang jatuh cinta. 
Cewek dan cowok yang bertemu di trip ke Korea, mengalami berbagai macam hal yang nggak diduga bersama, sampai akhirnya mereka sendiri bingung mengapa harus ada cinta? It's just a trip.
But everything is possible in this world. :)

Gaya cerita Orizuka simpel dan enak dibaca, ada beberapa kata dan kalimat yang menggunakan bahasa Korea yang akan berguna bagi kalian yang mau belajar beberapa kalimat yang seriiiiing digunakan, tentunya ada arti dalam bahasa Indonesia di footer halaman, jadi buat yang asing sama bahasa Korea, nggak masalah lho. :)


Kening


Kening ini booming BANGET di twitter.
Banyak orang yang bilang Kening bagus.
Ada quote "kamu:  semangatku!" yang cukup buat saya terkagum-kagum. 
Mama saya berlangganan tabloid, dan ada satu halaman dari tabloid itu tentang Fitri Tropica dan bukunya, Kening.  Disitu saya baca, Fitri nggak mau memakai Tropica di bukunya, dia mau orang melihat dan membeli bukunya bukan karena embel-embel "Fitri Tropica", jadi dia memakai nama aslinya, Rakhmawati Fitri.
Makin penasaran.
Jadi saya memutuskan harus punya buku ini. Harus.

Cerita favorit, seperti kebanyakan orang yang udah baca, Hello Goodbye.
Cerita tentang pengalaman cintanya.
Punya cerita yang (super) pribadi dan "dibuka" untuk kalangan umum buat saya salut sama Fitri.
Gaya Fitri bercerita seru, lucu, nyeleneh, dan juga bagus.  Saya baca, dan saya ikut kesedot ke dalamnya, seperti ikut ngerasain apa yang dia rasain.  Apalagi sama-sama perempuan ya, tau sama tau kalau urusan perasaan
This is one of those books which can play my emotion very well.
Nggak bisa berhenti sebelum bab Hello Goodbye selesai.

Bab lain yang berkesan adalah Putri Upil Bison.  HAHAHA.
Ini bener-bener nunjukkin imajinasi Fitri itu nggak ada abisnya.  Upil? Bison?
Mungkin cuma dia yang kepikiran sampai situ.  Salut. (lagi) :)
Trims sebagai penutup lucu banget.  Bab penutup ini berisi berbagai macam pertanyaan yang diterima Fitri di twitter, dan dia jawab dengan penutup "trims".  Pertanyaan dari followernya aneh-aneh, dijawabnya nggak kalah aneh.  JENIUS! :))

Di satu buku ini, pembaca jadi tahu sisi lain dari seorang Fitri Tropica.
Sisi yang nggak pernah diliat di tv, bisa diliat lewat buku ini.

Nggak ada ruginya beli Kening, justru rugi kalau belum beli.

Btw, sekarang Kening udah jadi National Best Seller. Nggak nyampe setengah tahun kayaknya, udah dapet gelar itu.  Hebat!