I'm dying to know how it all turns out. :')

November 13, 2011

The Sea of Monsters


The Sea of Monsters ini buku kedua dari seri Percy Jackson & The Olympians.
Buku pertama saya terpaksa beli yang bahasa Indonesia (yang bahasa Inggrisnya waktu itu nggak ada dan nggak sempet ke Peri Plus T_T), ada di rumah pula, jadi ya sudahlah, langsung post buku keduanya aja.
Sebagai fans barunya Rick Riordan, saya baca bukunya kebalik.
Harusnya baca serial ini dulu, baru lanjut ke The Heroes of Olympus.  :p

Saya liat-liat, kelima buku di seri Percy Jackson & The Olympians ini nggak setebel buku-buku The Heroes of Olympus, dan mungkin karena baca yang tebel dulu trus mulai baca yang ini, ceritnya menurut saya kurang gereget, nggak segereget baca The Heroes of Olympus atau The Kane Chronicles.  Yah mungkin di buku berikutnya makin seru?  Saya juga nggak tahu, nanti beli lanjutannya deh.

Cerita di buku ini dimulai dengan Percy yang bermimpi tentang temannya, Grover.  Di mimpi itu Percy melihat bahwa Grover membutuhkan pertolongan.
Percy sendiri akan menjalani hari terakhir di sekolahnya (sekolah normal), maksud hari terakhir disini maksudnya kayak hari terakhir sebelum kenaikan kelas atau libur panjang gitu, bukan hari terakhir karena dikeluarin. :p
Di sekolah itu, Percy memiliki teman baru bernama Tyson.  Tyson sering dibuli oleh murid nakal dan Percy seperti big brother selalu membela Tyson.
Serangan mendadak dari beberapa monster di sekolah Percy membuat panik keadaan di sekolah.  Annabeth pun ternyata muncul di sekolah Percy, dia sudah menduga akan ada serangan dari monster-monster itu.  Setelah melawan monster, Percy, Annabeth dan Tyson pergi menuju camp HalfBlood.

Pemandangan di camp tidak seindah yang dibayangkan, camp diserang, pertarungan antara warrior camp dengan monster terlihat dimana-mana.
Thalia's Tree sekarat, itu mengapa batas camp semakin memudar dan banyak monster yang bisa masuk.  Direktur di camp diganti, dan Tantalus sebagai pengganti Chiron sangat jelas tidak sebaik Chiron dalam menjalankan tugasnya.  Chiron dituduh bertanggung jawab atas sekarat Thalia's Tree, karena itu jabatannya dicopot.

Surprise, Tyson adalah cyclops.  Gambaran singkat tentang cyclops : makhluk besar, matanya cuma satu (itu pun besar), letak matanya di tengah-tengah. Yang lebih mengejutkan lagi, Tyson diklaim sebagai anak Poseidon!  Yang berarti bersaudara dengan Percy. lol.
Satu ayah, lain ibu.  Percy demigod (half god, half human), sedangkan Tyson, well..Cyclops. :)

Di camp, Percy masih mendapat mimpi tentang Grover, dan di mimpi itu dia mengetahui kalau Grover ditawan oleh cyclops jahat (kalau Tyson jelas cyclops baik) di tempat yang bernama Sea of Monsters, dan cyclops itu punya Golden Fleece.  FYI, Golden Fleece ini bisa dipakai untuk menyembuhkan Thalia's Tree, dengan adanya Golden Fleece, lingkungan dimana Golden Fleece itu disimpan akan beruntung dan indah.  Yang sakit jadi sembuh, yang gersang jadi subur, yang tadinya kering jadi ada air, pokoknya ajaib.

Percy meminta dirinya untuk diutus pergi menyelamatkan Grover sekaligus mengambil Golden Fleece, dan tentu saja ditolak mentah-mentah oleh direktur yang baru, Tantalus.  Clarisse justru diutus Tantalus untuk mengemban quest itu.
Tetapi dengan bantuan Hermes, god of thief, sekaligus god of messengers and travelers, Percy diberi bantuan untuk pergi bersama Tyson dan Annabeth untuk menyelamatkan Grover dan mengambil Golden Fleece.  Hermes sendiri meminta Percy agar berusaha untuk menyelamatkan, atau mungkin lebih tepatnya menyadarkan Luke, anaknya, yang berada di pihak musuh.

Petualangan mereka pun dimulai.
Seperti biasa, ketemu monster, ketemu mantan teman (Luke), bahkan ketemu Clarisse di tengah jalan. :))

Baca buku ini sih kurang seru seperti buku-buku dari dua seri lainnya, mungkin karena lebih tipis, ceritanya lebih singkat, jadi alur ceritanya kurang nancep di hati.  Halah. :))
Tapi ya seri ini dapet gelar The New York #1 best-selling series loh, saya harus coba meresapi buku berikutnya.  Semoga lebih gereget.
Amin.

2 comments:

  1. Saya setuju. Di antara semua karya Rick Riordan saya merasa kalau inilah yang paling lemah. Buat saya rankingnya:

    01. Buku 5
    02. Buku 3
    03. Buku 4
    04. Buku 1
    05. Buku 2

    Jadi jangan khawatir. It's going to get better.

    ReplyDelete
  2. OMG...pantes aja...
    according to your ranking, this 2nd book is the worst. lol.
    nyelesaiinnya juga niat nggak niat jdnya..hehe..
    I have to get the 3rd book asap.

    ReplyDelete